Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mengenal Penyakit Hepatitis A hingga E, Ini Perbedaan Gejala yang Wajib Diketahui

Marsha Nathaniela • Selasa, 19 Mei 2026 | 10:10 WIB
Penyakit hepatitis memiliki lima jenis dan disebabkan oleh infeksi virus. (Magnific).
Penyakit hepatitis memiliki lima jenis dan disebabkan oleh infeksi virus. (Magnific).

RADAR MALANG – Hepatitis merupakan penyakit radang pada organ liver yang disebabkan berberapa faktor, terutama akibat dari infeksi virus hepatitis A, B, C, D, dan virus hepatitis E.

Melansir pada laman resmi Kemenkes, virus hepatitis dapat menyebabkan sirosis hati dan kanker hati. Berikut penjelasan mengenai gejala yang ditimbulkan oleh penyakit hepatitis.

Penyakit Hepatitis A

Penyakit ini dapat ditularkan melalui makanan yang telah terkontaminasi oleh virus hepatitis A. Penderita akan mengalami sejumlah gejala, seperti pusing, mata dan kulit menjadi berwarna kuning, mual, muntah, sakit tenggorokan, diare, dan tidak memiliki nafsu makan.

Baca Juga: Infeksi TORCH Mengancam Kesehatan Janin, Kenali Bahaya dan Gejalanya

Penyakit Hepatitis B

Jenis hepatitis ini ditularkan melalui cairan tubuh penderita, seperti dari ibu ke bayi yang dilahirkan. Selain itu, hepatitis B juga dapat ditularkan melalui jarum suntik, transfusi darah, pisau cukur, tatto permanen, dan transplantasi organ.

Penyakit ini dapat berkembang menjadi hepatitis akut atau bahkan menjadi kronik. Adapun beberapa gejala hepatitis akut, antara lain kehilangan nafsu makan, mual, muntah, lelah, nyeri pada tubuh, sakit kepala, demam tinggi, nyeri perut, serta mata dan kulit berwarna kuning. Namun, sebagian besar pasien penderita hepatitis B kronik tidak memiliki gejala, sedangkan terdapat juga penderita yang merasakan ketidaknyamanan pada perut bagian kanan atas.

Baca Juga: Cegah Demensia di Masa Depan, Terapkan Sejumlah Kebiasaan Ini!

Hepatitis kronik dapat menyebabkan sirosis hati yang ditunjukkan dengan adanya jaringan luka menyelimuti hati sehingga hati tidak dapat berfungsi dengan optimal. Kondisi ini juga menyebabkan gejala gagal hati, berupa penyakit kuning, bengkak pada kedua tungkai, terdapat cairan di perut, dan gangguan kesadaran.

Penyakit Hepatitis C

Penyakit ini ditularkan melalui paparan darah dan cairan tubuh yang terjontaminasi virus hepatitis C. Adapun gejala yang ditimbulkan, yakni tidak nafsu makan, mual, munah, letih, dan mata serta kulit menjadi berwarna kuning.

Hepatitis C ini dapat berkembang menjadi hepatitis C kronik yang akan menyebabkan sirosis hati dalam waktu 10-20 tahun, bahkan juga dapat berlanjut menjadi kanker hati.

Penyakit Hepatitis D

Penularan hepatitis D sama dengan penularan hepatitis B. Hal ini karena virus hepatitis D memerlukan virus hepatitis B agar dapat berkembang di tubuh manusia.

Penderita penyakit ini akan mengalami beberapa keluhan, seperti nyeri otot dan sendi, sakit perut, mual dan muntah, demam, mata dan kulit berwarna kuning, dan demam. Virus hepatitis D juga dapat menyebabkan sirosis hati dan kanker hati.

Baca Juga: Empat Bulan, Dinkes Kota Malang Catat 28.661 Kasus Hipertensi

Penyakit Hepatitis E

Virus hepatitis E ditularkan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi virus tersebut dan menimbulkan sejumlah gejala seperti hepatitis A, berupa demam ringan, nafsu makan hilang, mual dan muntah, nyeri pada perut, serta mata dan kulit berwarna kuning.

Pada penderita yang memiliki imun lemah, penyakit hepatitis E dapat berkembang menjadi hepatitis kronik dan akut. Meski jarang, beberapa kasus hepatitis akut menimbulkan gagal hati yang menyebabkan kematian.

Dengan memahami sejumlah gejala hepatitis tersebut, Anda dapat melakukan pemeriksaan ke dokter jika mengalami gejala hepatitis yang tak kunjung sembuh. Hal ini bertujuan untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

Baca Juga: Penyakit Difteri Menyerang Segala Usia, Kenali Penyebab dan Gejalanya

 

 

Editor : Aditya Novrian
#gejala hepatitis #penyebab hepatitis #hepatitis