Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Malang Raya Masuk Musim Bediding, Begini Dampaknya bagi Kesehatan

Fitri Cahya Dwi Anggriani • Jumat, 5 Juni 2026 | 02:00 WIB
Ilustrasi cuaca dingin. (Sumber: Unsplash).
Ilustrasi cuaca dingin. (Sumber: Unsplash).

MALANG, RADAR MALANG – Memasuki bulan Juni 2026, Malang Raya dilanda fenomena suhu udara dingin ekstrem di musim kemarau atau dikenal dengan sebutan Bediding. Warga Malang merasakan embusan angin yang jauh lebih dingin dari biasanya.

BPBD Kota Malang memprediksi fenomena bediding ini akan jauh lebih ekstrem dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno mengungkapkan bahwa suhu dingin yang melanda dipicu adanya kombinasi El Nino dan musim kemarau.

Dinginnya suhu yang melanda meski cuaca sedang dalam kondisi cerah dapat memicu penurunan kondisi kesehatan tertentu. Berikut sejumlah dampak fenomena bediding bagi kesehatan:

Baca Juga: Bediding di Malang Raya, BMKG Ungkap Penyebab Udara Terasa Menggigit

  1. Influenza dan Batuk Pilek: Flu disebabkan oleh infeksi virus, yaitu Rhinovirus. Namun di Indonesia, saat cuaca dingin, suhu udara akan menjadi lebih lembab yang memungkinkan virus penyebab flu dan batuk pilek berkembang lebih cepat dan mudah menyebar.
  2. Meningkatkan Risiko Serangan Jantung: Suhu dingin membuat kinerja jantung menjadi lebih cepat untuk menjaga tubuh tetap hangat. Namun hal tersebut menyebabkan pembuluh darah menyempit dan menurunkan pengiriman oksigen ke jantung. Dampak paling buruk ialah serangan jantung atau stroke.
  3. Memicu Infeksi Saluran Pernapasan atas (ISPA): Cuaca dingin mempermudah penyebaran virus Influenza dan Rhinovirus, sehingga saluran napas rentan iritasi dan kering.
  4. Menyebabkan Sakit Kepala: Cuaca dingin mampu menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang dapat memperlambat aliran darah di dalam tubuh. Hal tersebut menyebabkan darah yang masuk ke otak akan lebih sedikit hingga menyebabkan sakit kepala.
  5. Mengalami Nyeri Sendi: Penurunan tekanan barometrik dapat membuat persendian terasa sakit dan nyeri, terutama bagi penderita artritis. Cairan di dalam persendian menjadi lebih kental pada suhu rendah, sehingga tulang terasa lebih kaku.

Baca Juga: Fenomena Bediding Mulai Terasa di Malang, BPBD Prediksi Suhu Terdingin Terjadi Juli hingga Agustus

Cara Mencegah Penularan Dan Paparan Penyakit Saat Cuaca Dingin

  1. Memakai masker.
  2. Mencuci tangan menggunakan air mengalir.
  3. Menjaga jarak fisik dengan orang lain, jika orang tersebut sedang flu atau batuk pilek.
  4. Mengonsumsi makanan bergizi.
  5. Mencukupi kebutuhan cairan harian tubuh dengan minum air putih 2—3 liter per hari.
  6. Istirahat cukup.
  7. Berolahraga secara rutin.
Editor : Aditya Novrian
#bediding malang #Kesehatan #bediding