Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Hampir 15 Ribu Warga Malang Terdeteksi Hipertensi

Nabila Amelia • Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:41 WIB
SADAR KESEHATAN: Sejumlah warga Malang memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang digelar Dinkes Kota Malang.
SADAR KESEHATAN: Sejumlah warga Malang memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang digelar Dinkes Kota Malang.

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan cukup tinggi. Salah satu indikasinya, ada sebanyak 61.605 warga Kota Malang memanfaatkan cek kesehatan sejak Januari sampai Juni 2026. Program cek kesehatan gratis (CKG) mulai diberlakukan pada 2025.

Mulai awal tahun ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang rutin menggelar kegiatan itu. Warga yang diperiksa dari berbagai kalangan usia. Termasuk kelompok usia produktif. Mulai 15 tahun sampai 59 tahun.

 Baca Juga: Peringati Hari Lanjut Usia Nasional, Puluhan Lansia Hipertensi Ikuti Kelas Sehat di Ciptomulyo Kota Malang

Sedangkan untuk jenis pemeriksaan meliputi pemeriksaan telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, diabetes, kanker, jantung, dan banyak lainnya.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang Meifta Eti Winindar mengatakan, pihaknya terus menggencarkan CKG. Di samping untuk mendeteksi penyakit tidak menular maupun menular, tujuan lainnya untuk mencapai target dari Pemprov Jatim.

”Sampai Desember 2026, targetnya ada 200 ribu warga yang mengikuti CKG,” ungkap Meifta. Dari pemeriksaan terhadap puluhan ribu warga yang berlangsung sejak Januari sampai Juni, ada beberapa penyakit yang ditemukan. Di antaranya, hipertensi atau tekanan darah tinggi sampai diabetes melitus.

 Baca Juga: Tak Perlu Khawatir, Puasa Justru Berdampak Positif bagi Penderita Hipertensi

”Untuk yang terdeteksi hipertensi hampir 15 ribu warga, sementara yang diabetes sebanyak 703 warga,” sambung pejabat eselon III B Pemkot Malang tersebut. Menurutnya, ada beragam faktor yang jadi penyebab kondisi itu. Mulai disebabkan pola makan tak teratur, gaya hidup, sampai kurang olahraga. 

Pemeriksaan CKG yang dilakukan dinkes tidak hanya berada di 16 puskesmas. Namun juga jemput bola. Seperti yang berlangsung di Balai Kota Malang pada 24 April 2026 dan Kantor Kelurahan Tanjungrejo pada 19 Mei 2026. Di samping mendapat pemeriksaan kesehatan, warga yang mengikuti CKG juga bisa melakukan konsultasi. (mel/gp)

Editor : A. Nugroho
#P2P #Hipertensi #dinkes #CKG