Kunjungi Puskesmas Cisadea, Wamenkes RI Terkesan dengan Fasilitas yang Lengkap

Andika Satria Perdana • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 16:02 WIB
DIJADIKAN PERCONTOHAN: Wamenkes RI Benjamin Paulus Octavianus (baju putih) didampingi Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kanan) melihat proses pemeriksaan di Puskesmas Cisadea, kemarin. (Darmono/Radar Malang)
DIJADIKAN PERCONTOHAN: Wamenkes RI Benjamin Paulus Octavianus (baju putih) didampingi Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kanan) melihat proses pemeriksaan di Puskesmas Cisadea, kemarin. (Darmono/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benjamin Paulus Octavianus menyatakan operasional Puskesmas Cisadea di Kecamatan Blimbing bakal menjadi percontohan nasional. Alasannya karena fasilitas di sana cukup lengkap. Itu diketahui setelah Benjamin meninjau Puskesmas Cisadea didampingi Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. 

Di sana, dia melihat fasilitas di ruang laboratorium, layanan gigi, hingga farmasi. Kunjungan itu berlangsung cukup lama. Kurang lebih selama satu jam. Kepada awak media, Benjamin mengaku sudah mengunjungi puskesmas di 18 provinsi. 

Hasilnya, dia menyebut bahwa Puskesmas Cisadea menjadi yang terbaik di antara fasilitas kesehatan yang pernah dikunjunginya. ”Beberapa Puskesmas memang sudah bagus. Tapi yang di Kota Malang ini lebih dari standar, terlalu bagus untuk ukuran Puskesmas,” ujar dia. 

Pejabat kelahiran Malang itu terkesan dengan kelengkapan fasilitas di Puskesmas Cisadea. Seperti memiliki layanan gigi lengkap dengan dokter spesialis. Kemudian sistem untuk pasien juga sudah terintegrasi. Sehingga pasien lebih mudah ditangani. 

”Saya kaget di sini sistemnya sudah terintegrasi. Seperti misalnya untuk penyakit TB (tuberkolosis),” imbuh Benjamin. Dari peninjauan itu, data pasien bisa langsung di-tracking dengan cepat. Mulai dari riwayat kesehatan, alamat pasien hingga kawasan rumahnya risiko penularan tinggi atau tidak.

”Sistem dan fasilitas kesehatan itu kami adopsi untuk Puskesmas nasional. Seharusnya standar seperti Puskesmas Cisadea,” tandas alumni Universitas Brawijaya (UB) itu. Untuk diketahui, Puskesmas Cisadea merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang menggunakan bangunan baru. Diresmikan tahun 2024 lalu. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif menuturkan, Puskesmas Cisadea menjadi fasilitas kesehatan yang dibangun sesuai standar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kemenkes. Sehingga layanan kesehatan lebih lengkap dibanding fasilitas lainnya.

”Termasuk untuk penanganan TB di sini juga lengkap,” ujar dia. Fasilitas yang tidak ada di semua puskesmas adalah TCM (Tes Cepat Molekuler). Alat itu digunakan untuk mendeteksi secara cepat potensi penyakit TB. Di Kota Malang, hanya lima puskesmas yang mengoperasikan layanan itu. (adk/by)

Editor : Bayu Mulya Putra
wamenkes ri Benjamin Paulus Octavianus puskesmas cisadea