RS Pelat Merah di Kabupaten Malang Butuh Suntikan Dana Rp 350 Miliar

Biyan Mudzaky Hanindito • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 12:56 WIB

 

RSUD Kanjuruhan Kepanjen
RSUD Kanjuruhan Kepanjen

 

KEPANJEN – Layanan kesehatan di RSU Kanjuruhan akan ditambah. Fokusnya pada penambahan sarana fisik. Diperkirakan akan menghabiskan ratusan miliar rupiah. Namun skema pembiayaan RS pelat merah itu belum dipastikan. Opsi yang muncul bisa memakai dana dari APBD atau menggandeng pihak lain dengan Skema Kerja Sama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang Tommie Herawanto menjelaskan, pengembangan RSUD Kanjuruhan diperkirakan memakan anggaran Rp 300 miliar sampai Rp 350 miliar.

“Pengembangannya berupa pembangunan fisik. Untuk penanganan penyakit Kanker, Jantung, Urologi, dan Stroke,” ujar Tomie kemarin.

Selama ini, lanjutnya, baru ada 7 klinik dalam RSUD Kanjuruhan. Yakni penyakit dalam, jantung, saraf, jiwa, mata, THT, dan gizi. Artinya, untuk jantung bersifat pengembangan, sementara dua 3 lainnya unit atau klinik baru.

Tommie menambahkan, pembangunan tersebut bakal memanfaatkan lahan aset Pemkab. Lokasinya di belakang RSUD tersebut. Luas lahannya mencapai 2 hektare, namun belum dipastikan akan terpakai berapa dari luas lahan yang tersedia itu.

Pemkab mengharapkan agar pembangunan terlaksana di tahun ini. Pasalnya, rencana pengembangan fasilitas di RSUD yang terkenal dengan nama RSUD Panggung (Panggungrejo, Kepanjen) itu sudah dicetuskan sejak dua tahun lalu.

Untuk anggaran pembangunan, Tommie mengatakan, kemungkinan akan memakai skema KPBU.

“Sekarang masih pembahasan. Semoga saja badan usaha tersebut mau dan dapat terlaksana,” kata dia.

Badan usaha tersebut belum disebutkan oleh Tommie. Bisa jadi dari luar negeri atau dalam negeri. ASN Senior di lingkungan Pemkab Malang itu menambahkan, Feasibility Studies (FS) belum juga rampung sejak 2 tahun lalu.

Selain menambah fasilitas RSUD Kanjuruhan, Tomie mengatakan, pemkab juga berencana menambah RSUD lagi. Setelah terbangun tiga titik di Ngantang, Lawang, dan Kepanjen, akan menambah lagi RSUD kelas B di Dampit.

Tommie menyebut, masih belum ada progres yang berarti untuk pembangunan RSUD yang bakal memanfaatkan lahan seluas 6,5 hektare itu.

“Masih belum. Makanya kami berharap ada penguatan dari nasional untuk dapat diwujudkan. Kami baru pada tahap menyampaikan kesediaan daerah untuk dibangun RSUD,” tandas dia. (biy/dan)

Editor : Mahmudan
RSUD Kanjuruhan Malang RS Pemkab Malang rs malang