Bupati Malang Sanusi Ancam Gugat Pidana untuk SPPG yang Abaikan Keselematan Siswa

Ramizard Rafsanjani • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 11:04 WIB
DEMI KUALITAS: Bupati Malang H M. Sanusi mengunjungi sekolah (Prokopim Kabupaten Malang)
DEMI KUALITAS: Bupati Malang H M. Sanusi mengunjungi sekolah (Prokopim Kabupaten Malang)

 

KEPANJEN – Setelah tim monitoring MBG menemukan tahu yang mengandung formalin, kemarin (7/9) Bupati Malang H M. Sanusi memberikan peringatan tegas kepada seluruh pengelola SPPG agar tidak menjadikan MBG sebagai ladang keuntungan dengan mengorbankan kualitas makanan. 

“Jangan buat main-main. Ini menyangkut nyawa orang dan kualitas anak bangsa. Jika terjadi keracunan akibat kelalaian, saya tidak segan menuntut secara pidana,” tegas Sanusi.

Dia Malang menekankan bahwa setiap makanan yang diberikan kepada siswa harus benar-benar memenuhi standar keamanan. Proses test food atau pemeriksaan makanan sebelum disajikan kepada siswa juga harus dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap risiko keracunan.

Bagi Sanusi, MBG bukan sekadar program pemberian makanan gratis kepada masyarakat. Tapi program investasi jangka panjang untuk membangun kualitas manusia sekaligus memperkuat ketahanan nasional. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai sejak anak berada dalam masa pertumbuhan. Asupan nutrisi yang seimbang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan fisik dan kemampuan kognitif anak.

“Presiden sangat konsen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM. Salah satu caranya dengan memastikan kecukupan gizi agar IQ anak-anak meningkat dan tumbuh menjadi pemimpin yang pintar,” tegasnya.(ram/dan)

Editor : Mahmudan
MBG Malang SPPG Malang Keracunan MBG