Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Sekda Kota Batu Zadiem Effisiensi, Plt Kepala Dinas Lingkungan hidup Kota Batu Arief As Shiddiq, Kepala Dinas Pertanian Kota Batu Sugeng Pramono, Plt Kepala Dinas DPUPR Kota Batu Alfi Nurhidayat, Dirut Perumdam Amongtirto Edy Sunaedi, Kepala Desa Pendem Wahyu Tri Effendi, dan tokoh lingkungan Sabers Pungli Mad Berlin.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan, World Clean Up Day ini diselenggarakan oleh kementerian lingkungan hidup (KLH). Dan di Kota Batu sendiri, sebenarnya sudah dilakukan pembersihan lingkungan secara serentak sejak kemarin (19/9) dengan melibatkan semua sektor.
“Hari ini selain melanjutkan bersih-bersih juga dilanjutkan acara rembug warga, yang mana guna untuk menampung masukan-masukan dari bank sampah ataupun perangkat desa terkait kebersihan lingkungan di Kota Batu,” kata Dewanti.
Pada peringatan World Clean Up Day itu, Dewanti menekankan kesadaran masyarakat untuk bisa memperlakukan sampah dengan baik. ”Contohnya, pilah sampah dari rumah kemudian membuangnya,”imbuhnya.
Sehingga, hal itu diharapkan bisa mendukung program pemerintah dalam menjadikan sampah menjadi hal-hal yang bermanfaat. Misalnya, residu yang organik bisa dibuat pupuk dan yang plastik bisa didaur ulang.
Senada dengan Wali Kota, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu Arief As Shiddiq sangat mengpresiasi keterlibatan masyarakat Kota Batu dalam keterlibatannya dalam peringatan World Clean Up Day 2020 ini. “Sehingga Kota Batu bisa melakukan program yang diinstruksikan KLH secara serentak di seluruh Indinesia ini dengan lancar,” ungkapnya.
Pewarta : Ulfa Afrian Editor : Editor : Hendarmono Al S.