Universal Health Coverage merupakan program yang memastikan seluruh masyarakat Kota Batu memiliki akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, tanpa harus mengahadapi kesulitan finansial. Seluruh warga Kota Wisata Batu yang berjumlah sekitar 213 ribu penduduk, dilaporkan sudah tercover oleh Jaminan Kesehatan Nasional dari BPJS Kesehatan.
“Coverage untuk kesehatan per 1 Oktober ini sudah terlaksana. Mudah-mudahan fasilitas ini bisa diterima dengan senang hati, tetapi dengan catatan semua harus bisa menjaga kesehatan supaya bisa lebih hidup sehat. Alhamdulillah di usia 19 tahun kami bisa kasih fasilitas kesehatan gratis untuk warga Batu. Ini semua berkat kerjasama Pemkot Batu dan DPRD Kota Batu, jelas Dewanti.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, Dina Diana Permata menambahkan, dari total jumlah penduduk Kota Batu, sudah 96,71 persen yang tercover BPJS Kesehatan. Sisanya akan segera diselesaikan per 1 November mendatang. Tinggal 5 ribuan penduduk (dari 100 persen penduduk), terkendala karena NIK. Jadi kemarin sudah dikembalikan ke Dukcapil Batu untuk disinkronkan data nya dengan Dukcapil Pusat agar bisa masuk master file BPJS Kesehatan, paparnya.
Dina menjelaskan, 1 Oktober lalu jumlah penduduk yang belum terdaftar BPJS Kesehatan dan telah ditambahkan menjadi anggota berjumlah kurang lebih 58 ribu penduduk. Sehingga total untuk masyarakat Kota Batu yang tercover program JKN-KIS dengan pembiayaan dari APBD Kota Batu sejumlah 74.017 jiwa, terangnya.
Meski belum menerima kartu JKN KIS secara fisik, Dina menjelaskan masyarakat tetap bisa langsung berobat dengan menunjukkan NIK di e-KTP. 1 Oktober data masuk , saat ini masih proses pencetakan (Kartu JKN KIS). Penduduk Kota Batu yang merasa sudah terdaftar sebagai Penduduk Batu kalau mau mengakses fasilitas kesehatan nunjukkan KTP saja, nanti NIK nya disearch di aplikasi BPJS Kesehatan yang ada di faskes (fasilitas kesehatan). Kalau sudah terdaftar otomatis namanya akan muncul dan NIK bisa digunakan sebagai pendaftaran pasien, paparnya.
Dina menambahkan iuran yang dibayarkan pemerintah daerah untuk seluruh warga Kota Batu. Baik yang kaya atau miskin. Warga yang belum terdaftar bakal menjadi peserta kelas 3. Sesuai arahan ibu walikota yang belum terdaftar didaftarkan dulu, nanti masing-masing orang akan terseleksi. Kalau dia merasa mampu akan keluar kelas 3 dan daftar mandiri, ujarnya.
Dewanti memaparkan, bakal terus mengawal program itu kontinyu tiap tahun. Rencananya juga bakal menambah dengan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan untuk warga kota wisata ini.
Pewarta: Adela Oki N Editor : Shuvia Rahma