Tak pelak, laka truk tunggal ini menjadi tontonan pengguna jalan dan warga sekitar. Sugeng, sopir kontainer naas tersebut menceritakan, kejadian ini bermula saat ia akan belok ke kiri (arah ke Kota Malang) di pertigaan pendem, tiba-tiba terjadi letusan dan truk mendadak tak terkendali.
"Karena sebelum belok ke kiri harus mengurangi kecepatan dan sedikit berhenti di pertigaan. Kemudian ada ledakan. Dan langsung nggak bisa dikendalikan," cerita Sugeng.
Suara letusan tersebut membuat gas dan rem kaki dan hand rem tak berfungsi. Sehingga, truk mundur tak terkendali. Namun beruntung, sang sopir bisa membelokkan truk ke area tanpa rumah penduduk. Sehingga, truk ini mundur sekitar 100 meter dari pertigaan pendem dan baru berhenti setelah ban belakang masuk got dan menghantam tanaman di tepi jalan.
"Nggak ada korban jiwa. Dan sekarang masih menunggu proses evakuasi," kata kasatlantas polres batu AKP Mala Darlius. Menurutnya, evakuasi ini relatif lama. Karena harus menunggu derek dari provinsi. "Muatannya berat. Derek di sini nggak mampu," jelas dia.
Pewarta: Imam N Editor : Shuvia Rahma