Hal itu dibenarkan oleh Koordinator PKL Alun-alun Batu, Puspita Hardysari. Tetapi, dia mengatakan pertemuan tersebut belum ada keputusan final. Sebab rakor yang dilakukan masih dalam proses pemaparan dan banyak pertimbangan sebelum disepakati. "Memang tidak semua PKL dipanggil dalam rakor tersebut mengingat jumlah PKL di Alun-alun Batu sendiri berjumlah sekitar 460 orang yang terbagi dalam 8 paguyuban," jelasnya.
Saat ditanya isi pemaparan dalam pertemuan tersebut, Puspita menjawab, masih dalam tataran pembahasan rekayasa lalu lintas. Nantinya, sebelum pergantian malam tahun baru direncanakan akan ada rakor lanjutan. "Intinya keinginan pedagang yaitu keadilan, maksudnya merata. Kalau memang harus tutup ya tutup semua tanpa kecuali," ucap dia.
Pihaknya tidak ingin adanya gesekan antar PKL dalam perpindahan itu, karena berhadapan dengan banyak orang yang memiliki karakter dan SDM yang tidak sama. "Tak segampang itu, takutnya kalau memang kebijakan itu tidak merata bakal timbul kesenjangan. Lebih baik antisipasi daripada timbul konflik. Kita tunggu pada 20 Desember saat rakor di Polres Batu," jelas dia.
Sedangkan Kasatlantas Polres Batu AKP Mala Darius mengatakan, rencananya area alun-alun Kota Batu dan Jalan Gajahmada bakal disterilkan. Atau tidak diperbolehkan ada aktivitas kegiatan, termasuk PKL yang berjualan. "Khusus (pergantian) tahun baru saja, termasuk kegiatan keagamaan yang rutin dilakukan setiap tahun tidak ada," kata Mala.
Bahkan, Mala melanjutkan, ada rencana untuk mematikan lampu alun-alun. Sterilisasi dilakukan untuk mengantisipasi kerumunan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Dia menjelaskan nantinya sepanjang Jalan Panglima Sudirman diperuntukkan untuk berjualan para PKL. Lalu sebagian lagi diperuntukkan jalan untuk kendaraan bermotor untuk arah dari Pujon ke perempatan BCA.
"Sedangkan arah sebaliknya pengendara melewati Jalan Suropati, jadi dari arah RS Karsa Husada pengendara masih bisa ke arah Bumiaji tetapi ini masih wacana karena belum final karena akan ada rakor lanjutan," ujar Mala. Karena itu, dia berharap masyarakat dapat memaklumi adanya kebijakan tersebut.
Sementara itu, Kepala Diskumdag Kota Batu Eko Suhartono secara singkat mengatakan bahwa pihaknya menyangkal tidak melibatkan PKL. Menurut dia, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan perwakilan PKL pada rakor kemarin. "Jadi ini masih belum final. Nanti akan kita pertemukan semua paguyuban, karena kemarin hanya pemaparan saja," kata Eko.
Pewarta: Nugraha Perdana Editor : Editor : Hendarmono Al S.