Seperti yang dilakukan petani cabai besar di Desa Junrejo Kecamatan Junrejo ini. "Sangat banyak kendala saat musim hujan seperti sekarang ini. Batang bagian bawah busuk dan cabainya rawan terkena penyakit," ujar Sukamto.
Segala upaya dilakukan untuk mencegah dampak tingginya kadar air akibat curah hujan tinggi. Seperti penyemprotan rutin menggunakan pertisida dan perekat. "Perekat tujuannya agar pertisida yang disemprotkan tidak langsung luntur terbawa hujan. Karena biasanya jadi kayak sia-sia," paparnya.
Dalam kondisi normal, petani menyemprot tanamannya empat hari satu kali. Tetapi tuntutan perawatan ekstra di musim hujam memaksanya untuk melakukan penyemprotan setiap dua hari sekali.
Kini harga cabai besar dipasaran kurang lebih Rp 30 ribu per kilogramnya. Dalam sekali panen, Sukamto mengaku bisa mendapatkan hasil 50 kilogram cabai besar dari lahan seluas 250 meter persegi.
Ia hanya bisa berharap agar harga cabai di pasaran stabil. "Asal harga tidak sampai Rp 10 ribu saja sudah untung," ujarnya.
Pewarta : Wildan Agta Affirdausy
Editor : Ahmad Yani