Rinciannya, dari DPMPTSPTK Kota Batu, tiga koper dan dua lainnya dari Damkar Kota Batu. Dengan pengawalan polisi, tim KPK keluar dari Balai Kota Among Tani sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka langsung menuju mobil yang diparkir di depan kantor. Tak pelak, keluarnya tim KPK tersebut menjadi perhatian pegawai dan warga yang mengurus administrasi di kantor terpadu ini.
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko tak mau berkomentar banyak soal kejadian tersebut. Karena sebagai tuan rumah, dia mengaku tak diberitahu.
"Tanya sama mereka kenapa nggak pamit ke tuan rumah," kata politikus PDIP ini.
Menurutnya, tim KPK langsung datang ke kantor dinas. Sehingga, dia tidak tahu berkas apa saja yang diamankan KPK.
"Beliau datang langsung ke dinas, nggak ke saya. Saya dari pagi juga ada rapat," jelasnya lagi.
Seperti diketahui, saat KPK melakukan penggeledahan DPMPTSPTK, Dewanti tengah mengikuti rapat koordinasi (rakor) di Balai Kota Malang untuk membahas pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa Bali.
Sementara, kemarin (6/1), tim KPK juga telah menggeledah tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yaitu Dinas Pariwisata, DPUPR, dan Dinas Pendidikan. Dari tiga dinas tersebut, KPK mengamankan barang bukti sebanyak lima koper.
Pewarta: Imam N Editor : Shuvia Rahma