Maklum saja, selama ini Alun-Alun Kota Batu biasanya menjadi salah satu jujukan wisatawan luar kota. Sehingga, potensi terjadi penumpukan dan kerumunan masyarakat relatif tinggi.
Kasatpol PP Kota Batu M Nur Adhim menyampaikan, 30 personel tersebut akan dibuat dua shift tugas. Sehingga, alun-alun Kota Batu tetap terpantau setiap saat. ”Sesuai instruksi Bu Wali Kota, alun-alun harus dipantau khusus,” terang mantan camat Junrejo ini.
Menurutnya, pihaknya menyadari bahwa alun-alun selalu dipadati masyarakat. Terutama masyarakat dari luar kota. ”Karena sudah jadi wisata rakyat dan ikon sendiri di Batu,” ungkap dia.
Seperti diketahui, saat PPKM di Kota Batu pada 11-25 Januari mendatang Wali Kota Batu membuat keputusan bahwa tempat wisata dan hotel tetap boleh beroperasi. Termasuk semua fasilitas umum juga boleh buka.
Pewarta: Imam N
Editor : Ahmad Yani