Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mahasiswa IAIN Salatiga Perdalam Ilmu Jurnalistik di Radar Batu

Mardi Sampurno • Selasa, 21 Juni 2022 | 18:30 WIB
STUDI BANDING: Para mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Arab IAIN Salatiga Jawa Tengah berkunjung ke kantor Radar Batu untuk belajar ilmu jurnalistik praktis, Senin (20/6) (ALI ZAINAL ABIDIN/RADAR BATU)
STUDI BANDING: Para mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Arab IAIN Salatiga Jawa Tengah berkunjung ke kantor Radar Batu untuk belajar ilmu jurnalistik praktis, Senin (20/6) (ALI ZAINAL ABIDIN/RADAR BATU)
BATU – Suasana semarak terlihat dalam acara studi banding para mahasiswa Sastra Arab Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora IAIN Salatiga di kantor Jawa Pos Radar Batu, Senin (20/6). Sebanyak 70 mahasiswa itu terlihat antusias menyampaikan pertanyaan terkait jurnalistik kepada manajer Radar Batu Bambang Triwijatmiko dan redaktur Radar Batu Kholid Amrullah.

Misalnya, salah saorang mahasiswa bertanya tentang ulah wartawan yang menebarkan berita hoax di media sosial, atau mengambil berita dari media sosial. ”Itu bagaimana hukumnya,” tanya salah seorang mahasiswa. Mendapat pertanyaan tersebut Bambang menyampaikan bahwa wartawan dilarang menyebarkan berita hoax. Wartawan harus bekerja sesuai dengan standar jurnalistik dan mengamalkan kode etik jurnalistik.

Ada jua yang bertanya mengenai tantangan terbesar profesi jurnalis dalam menjalankan pekerjaannya. Dalam kesempatan tersebut redaktur Kholid Amrullah menyampaikan salah satu hal yang berat dalam dunia jurnalistik adalah ketika harus mengakomodir berbagai kepentingan. Baik kepentingan nara sumber atau kepentingan perusahaan media. “misal jika berita itu ditulis akan sangat merugikan nara sumber yang nara sumber itu adalah juga klien media tersebut,” terangnya.

Akan tetap dengan memegang kode etik jurnalistik dan profesionalisme, maka kedua kepentingan tersebut tetap bisa dilalui meskipun tetap tidak gampang.

Sementara itu dalam studi banding tersebut para mahasiswa didampingi oleh Dr Supardi MA, wakil dekan (Wadek 1) Bidang Pengembangan Akademik Fakultas Ushuluddin IAIN Salatiga. Lalu ada Dr Agus Ahmad Su’aidi Lc MA, kaprodi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Ushuluddin dan dosen senior Dr Mubasirun Mag.

Dalam sambutannya, Supardi menyampaikan, studi banding tersebut merupakan keinginan para mahasiswa sendiri, setelah mereka mengetahui kakak kelasnya mengadakan studi banding yang sama tahun lalu. “Jadi anak-anak ini melihat kakak kelasnya ingin juga mengikuti jejaknya untuk belajar jurnalistik di Radar Batu ini,” katanya saat memberi sambutan.

Menurut dia, studi banding ke media umum sangat penting dilakukan untuk memberikan wawasan kepada para mahasiswa. Apalagi di jurusan Bahasa dan Sastra Arab juga ada mata kuliah jurnalistik. Sehingga dengan belajar ke Radar Batu mereka akan memiliki wawasan tentang dunia jurnalistik dengan lebih nyata. Karena mendapatkan informasi dari pelakunya langsung. “Siapa tahu dalai salah satu mahasiswa ini ada yang terjun di dunia jurnalistik,” katanya. (lid) Editor : Mardi Sampurno
#studi banding #Sastra Arab #mahasiswa #Jurnalistik #iain salatiga