Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Soal Kasus ACT, Dewanti Imbau ASN Salurkan Zakat via Baznas

Mardi Sampurno • Jumat, 8 Juli 2022 | 23:10 WIB
DEWANTI RUMPOKO Wali Kota Batu
DEWANTI RUMPOKO Wali Kota Batu
KOTA BATU – Wali Kota Batu menyayangkan adanya dugaan penyalahgunaan dana yang terjadi di lembaga sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang heboh baru-baru ini. Dia mengaku tidak menyangka hal semacam itu terjadi di ACT. Karena menurut dia visi misi atau tujuannya memberikan bantuan sudah benar. "Tapi ketika ada hal-hal yang di luar rel, itu yang sangat disayangkan," katanya, Kamis (7/7).

Ditanya apakah Pemkot Batu pernah bekerja sama dengan ACT? Dewanti mengatakan selama ini tak ada kerja sama dengan lembaga tersebut. Namun, meskipun tak pernah ada kerja sama, dirinya berharap bahwa tudingan itu hanya dilakukan oleh oknum. Sehingga kegiatan kemanusiaan tersebut betul-betul murni dijalankan. Jikalau memang ada oknum tak bertanggung jawab, dirinya berharap bahwa itu semua tak berdampak pada lembaga tersebut.

"Intinya kalau dalam tubuh Pemkot Batu kami tidak ada kerja sama dengan ACT dalam segala hal penyaluran bantuan. Karena kami memiliki dinas-dinas yang memang fokus pada hal itu," tuturnya. Yang dimaksud Dewanti dinas tersebut adalah dinas sosial (dinsos). Sebab segala bantuan baik untuk lansia hingga bantuan langsung tunai minyak goreng langsung disalurkan mandiri.

Disinggung terkait imbauan bagi ASN hingga masyarakat luas, Dewanti mengatakan bahwa sudah ada badan amil zakat nasional (Baznas) yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. "Saya bersama Sekda sudah mengimbau semua ASN untuk memberikan zakat ke Baznas. Karena dari sana itu jelas dan sejalan dengan data di kesra maupun dinsos," urainya.

Dirinya juga berpendapat jika pengelolaan zakat dalam Baznas dilakukan beriringan dengan dua organisasi perangkat daerah (OPD) itu. Sehingga angka kemiskinan ataupun bantuan lain untuk masyarakat tidak mampu, itu sejalan dengan data yang ada di pemerintah. "Jadi satu pintu satu data. Sehingga bantuan-bantuan yang akan disalurkan tepat sasaran," tutupnya. (Fif) Editor : Mardi Sampurno
#ACT #Lembaga Sosial