Dalam kegiatan penempelan stiker itu, Pertamina juga membagikan pertamax gratis. Untuk kendaraan roda dua mendapatkan 1 liter sedangkan roda empat mendapatkan 2 liter BBM gratis. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan perbedaan pada kendaraannya.
"Upaya ini juga untuk memilah mana kendaraan yang memang harus diisi pertamax. Sehingga tidak ada lagi kendaraan mewah yang ikut antre untuk BBM bersubsidi," ucap Sales Manajer Pertamina Malang Raya Sindu Priyowindoko, Kamis (4/8).
Program itu akan dilakukan dalam kurun waktu 1 hingga 2 bulan. Namun, pada tiap titik lokasi hanya diselenggarakan sekitar 1 hari program saja. Seperti halnya di pertashop Punten, kegiatan itu hanya dilakukan selama 1 hari untuk 60 kendaraan.
Sementara itu, ditanya soal pendaftaran My Pertamina, Sindu mengatakan jika saat ini di Malang Raya sudah ada hampir 10 ribu pendaftar. Jika masyarakat menemui kendala dalam pendaftaran, pihaknya mengimbau masyarakat untuk datang langsung pada booth yang sudah disediakan. Atau juga datang langsung pada SPBU, sebab di sana sudah diinstruksikan menjadi help desk bagi masyarakat yang kesulitan mendaftar.
Pengelola Pertashop Punten, Rio Hendra mengatakan, jika untuk melancarkan sosialisasi penggunaan BBM berkualitas, pihaknya mengundang berbagai komunitas kendaraan di Kota Batu. Yang terdiri dari jip wisata, ATV, hingga motor sport.
"Karena mereka selama ini merupakan bagian dari konsumen yang mengisi BBM berkualitas. Maka dari itu kami undang agar semakin paham dan tahu jika BBM berkualitas melindungi kendaraan," tutupnya. (fif/lid) Editor : Mardi Sampurno