Hal ini disebabkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Batu tidak mengagendakan perbaikan fasilitas umum tersebut. Menurut Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Batu Eko Setyawan, tidak diagendakannya perbaikan trotoar itu karena menunggu kelanjutan proyek dari Dinas PUPR Provinsi Jawa Timur. Yakni terkait rencana pelebaran jalan mulai dari Jawa Timur Park 3 hingga Pasar Besar di Jalan Dewi Sartika. ”Pada proyek itu nanti akan ada perbaikan trotoar juga,” ujar Eko.
Sebenarnya menurut Eko, PUPR Kota Batu bisa saja memperbaiki trotoar yang ada di sepanjang Jalan Pattimura, namun nantinya perbaikan itu akan sia-sia. Karena trotoar yang sudah diperbaiki itu akan dibongkar lagi. Dengan adanya proyek pelebaran jalan. ”Rencana proyek pelebaran katanya tahun ini, kami hanya bisa mengawal. Pelaksana dari provinsi, jadi tidak bisa menentukan kapan dimulai,” tutur dia.
Dia menambahkan, PUPR Kota Batu sebelumnya telah membenahi trotoar yang berada di Masjid Putih Darusshalihin. Karena merupakan jalan provinsi, perbaikan itu tentunya harus ada rekomendasi dari Pemprov Jatim. ”Wewenang pembenahannya di sana. Namun kita tetap membantu menginformasikan ke provinsi, misal kalau dapat rekomendasi bahkan akan kami kerjakan,” tandas Eko.
Sementara itu dari pantauan wartawan koran ini, sejumlah titik trotoar yang rusak berada di Jalan Pattimura. Nampak trotoar di wilayah tersebut bolong dan rata hingga sama seperti tanah biasa. Sehingga tak bisa berfungsi dengan baik. Selain itu, di depan Pasar Besar juga masih banyak ditemui trotoar yang rusak. (adk/lid) Editor : Mardi Sampurno