Salah seorang perwakilan panitia Eirene Chrysty Putri Hariyanto mengatakan, beragam karya yang terpajang di Galeri Raos Batu ini adalah hasil kreativitas pelajar SMA Negeri 1 Ngantang, Kabupaten Malang. “Jadi, rata-rata berbagai karya ini dibuat saat pandemi Covid-19. Selama dua tahun, karya ini menumpuk lama di sekolah. Akhirnya, Oktober tahun 2022 ini bisa ditampilkan,” ujarnya.
Eirene menjelaskan, lebih dari 50 siswa turut berpartisipasi untuk menyukseskan pameran yang bertema “Srawung” ini. “Selama dua tahun belakangan ini kan, agak susah berkumpul dengan kawan-kawan. Karena, semuanya ada pembatasan. Jadi, sekarang ibaratnya “Srawung” artinya berkumpul kembali untuk bangkit berkarya,” ungkapnya.
Sementara itu, seorang guru seni budaya SMA Negeri 1 Ngantang Braga Ariya Bimantara S.Pd menjelaskan, tema pameran Srawung ini bukan hanya bermakna perjumpaan. Namun, sebuah proses belajar dan mencari inspirasi. “Kami bangga dengan karya kreativitas pelajar. Misalnya, demi mengurangi limbah plastik, pelajar mengumpulkan puluhan botol bekas minuman untuk menjadi karya,” terangnya.
Sebagai informasi, pameran karya ini dilaksanakan selama 1 hingga 7 Oktober 2022. Menariknya, pengunjung selalu ramai untuk melihat beragam karya tersebut. Salah satu pengunjung pameran Agni Safitri mengaku, terinspirasi dengan karya pemanfaatan botol plastik bekas minuman. “Saya senang melukis dan sedang mencari inspirasi. Ternyata, botol bekas minuman bisa dijadikan rangkaian pajangan berbentuk huruf yang unik,” terang pelajar SMP Negeri 2 Kota Batu ini. (ifa/lid) Editor : Mardi Sampurno