Dari 179 kasus kecelakaan itu mengakibatkan sebanyak 18 orang meninggal dunia, 7 orang luka berat dan 224 orang mengalami luka ringan. Sedangkan kerugian material sebanyak Rp 474.600.000 juta. Sedangkan pada 2022, sejak 1 Januari sampai dengan 24 Desember 2022, total kasus laka lantas sebanyak 258 kasus.
Korban meninggal dunia di tahun ini juga meningkat dua kali lipat dibanding tahun lalu. Yakni 39 orang meninggal, 1 luka berat sedangkan 311 orang luka ringan. Sementara untuk kerugian material mengalami penurunan menjadi Rp 441.500.000 juta. “Angka kecelakaan mengalami kenaikan sebanyak 79 kasus atau naik 44,13 persen,” kata Kasat Lantas Polres Batu AKP Lya Ambarwati.
Lya menuturkan untuk lokasi kecelakaan menyebar di seluruh kawasan kota Batu, namun lokasi paling banyak terjadi kecelakaan lalu lintas ialah di Pujon, Jalan Abdul Manan dan di Jalan Ir Soekarno. Menurutnya, ini tak lepas karena kontur jalan tersebut merupakan tanjakan dan turunan. “Bertambahnya jumlah laka lantas tahun ini karena masyarakat kurang kesadaran dalam berlalu lintas dan pentingnya keselamatan saat berkendara,” tandasnya. (adk/lid) Editor : Mardi Sampurno