Diungkapkan Ketua Pengurus Kelenteng Kwan Im Tong Kota Batu Handy Wijaya, persiapan yang dilakukan sejak seminggu sebelum Imlek itu upacara Sung Sien. Hal ini bertujuan mengantarkan roh suci para dewa menghadap Tuhan yang Maha Kuasa. Para dewa akan melaporkan catatan yang dilakukan manusia di bumi selama setahun terakhir.
Dia menyebut, setelah upacara Sung Sien, pengurus kelenteng tentu akan fokus pada persiapan Imlek. Mulai dari pembersihan altar, penggantian lampion, hingga semua patung dewa-dewi dibersihkan. Buktinya, sejak (9/1) lalu sudah ada pembersihan 12 altar dan 78 patung dewa-dewi.
”Jadi, Kelenteng Kwan Im Tong Batu ini unik karena mempunyai patung dewi Kwan Im yang usianya mencapai 100 tahun dan asli Tiongkok,” terangnya. ”Maka dari itu, saat membersihkan patung dewi harus benar-benar berhati-hati,” sambungnya lagi.
Lanjut Handy, untuk di wilayah Kota Batu memang tak ada perayaan khusus untuk Imlek tahun ini. Pasalnya, jumlah orang yang melakukan sembahyang di kelenteng daerah seperti Kota Batu tidak banyak. ”Kalau di Batu ada sekitar 50 orang. Ini saja banyak yang sudah lanjut usia (lansia),” ujarnya.
Handy menyatakan, meskipun jumlah orang yang sembahyang di kelenteng sedikit, namun kerap kali ada penambahan dari wisatawan yang mampir ke Kelenteng Kwan Im Tong Batu. (ifa/lid) Editor : Mardi Sampurno