Ketua Paguyuban Vila Songgoriti Indra Tri Aryono mengaku, mendukung penuh upaya pemerintah terkait aplikasi info vila tersebut. Namun, pihaknya memberikan catatan agar persyaratannya tidak merumitkan masyarakat. "Kami kan aplikasinya belum tahu. Jadi, kalau Pemkot Batu ada pembicaraan duduk bersama dengan kami justru lebih baik," harap dia.
Selain itu, Indra membenarkan bahwa omzet vila dan homestay di Kota Batu nyatanya masih belum bangkit dari masa pandemi Covid-19. Apalagi, hingga saat ini pemilik vila dan homestay hanya bisa pasrah dengan kondisi sepinya pengunjung. "Akhir tahun 2022 lalu, hitungannya hanya 70 persen saja. Sekarang itu tidak bisa dipatok ramainya hari apa. Weekend saja sepi," katanya.
Dia menjelaskan, persaingan harga antara hotel dan vila sangatlah ketat. Contohnya, hotel membuka harga Rp 250 ribu per kamar. Sedangkan, para pemilik vila pasti akan kalah saing. "Belum lagi jika urusan harga penginapan dengan pihak ketiga. Maka dari itu, pengusaha vila sangat bingung menentukan standar harganya," terang Indra kepada wartawan koran ini melalui sambungan telepon, kemarin (8/2).
Sehingga, pihaknya berharap, dengan adanya aplikasi tersebut, setidaknya ada bentuk perhatian pemerintah dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada saat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), ada pembahasan untuk membatasi pembangunan hotel melati atau hotel non-bintang di Kota Wisata Batu. Alasannya, agar dapat membantu masyarakat pelaku penyedia penginapan di Songgoriti.
Sementara itu Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai menyampaikan, pada intinya harus ada upaya agar tidak ada persaingan yang terlalu jauh. Untuk sementara nanti hotel non-bintang tidak diberikan izin. Maka dari itu, sudah waktunya ada pembinaan agar mereka bisa tumbuh kembali.
"Nah, upaya untuk mengatasi persoalan ini, kita ada rencana dengan salah satu vendor untuk membuat aplikasi info vila di Kota Batu. Artinya, semuanya lengkap yaitu ada nama vila dan homestay dan alamatnya," paparnya.
Aries menyatakan, jika aplikasi info vila ini sudah jalan dan berkembang maka, otomatis hal ini bisa menjadi media promosi untuk membangkitkan kesejahteraan masyarakat sekitar. (ifa/lid). Editor : Kholid Amrullah