Aries meminta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Batu untuk mengevaluasi bahan lokal terutama apel agar produksinya bisa kompetitif. "Kalau memahami makna branding seharusnya membuat wisatawan mengingat apel di mana pun. Contoh, 1 meja 1 apel saat berkegiatan, lalu 1 kamar hotel ada 2 apel, dan 1 tiket wisata dapat 1 apel," bebernya.
Selain itu, dia menjelaskan, dalam olahan kue di hotel saja bisa diciptakan menu dari apel. "Saya berharap dengan adanya inovasi branding seperti ini, ikon Batu sebagai kota apel terus lestari," ungkap Aries.
Baca Juga : Diperlukan Kebijakan Standardisasi Harga Apel
Sementara itu, terobosan berupa inovasi memperkuat branding apel ini disambut baik oleh Ketua PHRI Kota Batu Sujud Hariadi. Dia mengatakan, 1 tiket dapat 1 apel ini telah berjalan. Bahkan, Hotel Aston Inn Batu juga turut berkontribusi untuk membeli buah apel para petani dengan harga lebih. "Yang namanya branding maka, kewajiban kita bersama untuk saling menjaga. Untuk itu, produksi dan kualitas apel di Kota Batu semoga terus berkembang," tutupnya. (ifa/lid). Editor : Kholid Amrullah