Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tak Kuat Menanggung Beban, Truk Bermuatan Jajan Menyerah

Kholid Amrullah • Senin, 13 Maret 2023 | 19:17 WIB
AMBLES: Truk bermuatan batu fondasi terperosok saat melintasi jembatan tua di Jalan Krajan Senggreng, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Minggu (22/5). (HANIFUDDIN MUSA/ RADAR MALANG)
AMBLES: Truk bermuatan batu fondasi terperosok saat melintasi jembatan tua di Jalan Krajan Senggreng, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Minggu (22/5). (HANIFUDDIN MUSA/ RADAR MALANG)
BUMIAJI - Truk bermuatan jajanan terguling di Jalan Raya Giripurno, Dusun Sawahan, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, sekitar pukul 11.30, kemarin (12/3). Kecelakaan tersebut mengundang kerumunan warga hingga kemacetan cukup panjang.

Kasatlantas Polres Kota Batu AKP Lya Ambarwati SIK menjelaskan, kecelakaan lalu lintas (laka lantas) truk yang terguling adalah jenis laka tunggal. Kronologinya, kendaraan R6 truck box Isuzu Nopol S 9278 NE yang dikendalikan oleh Subakti, 48, Warga Dusun Mlaten, Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo ini hilang kendali.

 

"Jadi, sopir melaju dari arah Timur ke Barat namun, tidak kuat untuk menanjak sehingga kehilangan kendali dan berjalan mundur serong ke kiri," jelasnya. Akibatnya, bagian belakang sebelah kanan kendaraan truck box Isuzu sempat berbenturan dengan bagian depan sebelah kiri Kendaraan R4 Toyota Innova yang nopolnya tidak diketahui.

 

Lya menyebut, tidak ada korban dalam laka lantas tersebut. Namun, truk yang terguling menimpa kanopi teras rumah milik warga bernama Dodik Krisdianto. Atas kejadian ini, Satlantas Polres Batu sempat melakukan pengalihan arus sementara untuk mengurai kemacetan cukup panjang dan proses evakuasi.

 

"Kami berharap kepada para pengendara jalan untuk berhati-hati saat melewati jalan berupa tanjakan hingga turunan. Untuk kendaraan bermuatan dari Karangploso yang akan ke Kecamatan Bumiaji disarankan melewati Desa Pendem. Lalu, para sopir juga harus memastikan jangan sampai melebihi muatan yang dapat membahayakan keselamatan," tegasnya.

Salah satu warga Desa Giripurno RT 16, RW 3 Riyono menceritakan, saat truk melalui jalanan menanjak seperti tidak kuat menancap gas lalu terguling. Warga pun kaget khawatir jika sopir mengalami luka. "Saya lihat sopirnya tidak terluka. Tapi, beruntung barang-barang di dalam truk tidak berceceran di jalanan," terangnya.

 

Riyono mengaku, kondisi jalanan yang menanjak di Dusun Sawahan, Desa Giripurno ini memang rawan kecelakaan. "Tanjakan di sini terbilang curam. Maka dari itu sopir harus siap mengambil ancang-ancang sebelum melewati tanjakan ini," jelasnya.

 

Selain itu, salah seorang warga lainnya Misri menjelaskan, truk yang oleng tersebut mengangkut aneka jajanan. Mulai dari snack kering hingga kaleng - kaleng biskuit, permen, dan sebagainya. "Bilangnya mau dikirim ke toko di Kecamatan Bumiaji untuk stok menjelang puasa Ramadan," katanya.

 

Seberapa sering terjadi kecelakaan truk terguling di wilayah Desa Giripurno? Misri mengatakan, jalan tanjakan tersebut sudah sering bahkan sampai menelan korban jiwa. "Setahun atau dua tahun lalu ada truk dengan muatan besi juga terguling dan sopirnya sampai meninggal," ceritanya.

 

Tak hanya itu, dia mengaku, bukan hanya truk kelebihan muatan saja yang was-was. Melainkan, bus juga sering tidak kuat menanjak. "Bus saja sering sampai mundur. Solusinya, penumpangnya turun dulu," kata Misri. (ifa/lid). Editor : Kholid Amrullah
##jalanmenanjak #Bumiaji #kotabatu ##trukterguling