Menurut Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu Sentot Ary Wahyudi, ESI Kota Batu sudah melakukan ekshibisi pada tahun 2022 lalu. Sehingga, hasil seleksi atlet ESI Kota Batu ini diharapkan mampu menemukan atlet terbaik untuk ajang Porprov 2023 di Kota Mojokerto.
"Jadi, finalis yang lolos seleksi ESI Batu akan ada puslatcab di bawah naungan KONI Batu. Dan, mereka yang menjadi peserta Porprov bukan sekadar latihan saja tapi akan dites kebugarannya," terangnya. Tak hanya itu, dia menjelaskan, anak-anak peserta Porprov 2023 juga akan mendapatkan dukungan mental dari para psikolog.
Sementara itu, Ketua ESI Kota Batu Hardian Bayu mengatakan, antusias peserta seleksi ESI di Kota Batu cukup tinggi. Terbukti, dari puluhan pelajar yang tertarik untuk mengikuti rangkaian seleksi ESI untuk ajang Porprov 2023. Dari seleksi tersebut, hasilnya ada 31 orang yang melaju ke Puslatcab Batu.
"Ada 9 calon atlet mobile legends, 8 orang untuk free fire, 8 orang khusus PUBG, 2 orang untuk FIFA 2023, dan e-football dengan hasil 4 orang," paparnya.
Pihaknya menjelaskan, khusus ajang Porprov 2023 mendatang hanya ada 5 nomor yang akan diberangkatkan. Yaitu, PUBGM putra (beregu), mobile legends putra (beregu), free fire putra (beregu), e-football 2023 Putra, dan FIFA 2023 (individu). Untuk total atlet yang dikirim untuk bertanding dalam Porprov ada 16 orang.
"Kami berharap olahraga berbasis digital ini dapat terus berkembang dan semoga atlet yang nantinya dikirim ke Porprov bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Kota Batu," pungkas dia. (ifa/lid). Editor : Kholid Amrullah