Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang Samsun Hadi mengatakan, peningkatan perekonomian menjadi salah satu tantangan terbesar ketika pandemi Covid-19 melanda. Apalagi, terkait inflasi yang kini menjadi tantangan global khususnya Indonesia. "Masalah seperti pasokan kebutuhan pokok harus menjadi perhatian setiap pemerintah daerah (Pemda)," terangnya.
Selain itu, dia menyebut, digitalisasi juga menjadi perkembangan yang harus dilakukan. Untuk itu, dengan adanya digitalisasi yang akurat antara pengeluaran dan penerimaan sebuah Pemda harapannya dapat segala data dapat terekapitulasi dengan baik.
Sebagai informasi, di sela-sela acara BI juga menyerahkan penghargaan terhadap pedagang pasar dan sektor UMKM. Dengan harapan, BI memiliki asesmen ekonomi dari data responden yang mengetahui dinamika kebijakan dan isu yang berkembang. Untuk itu, mereka layak mendapatkan apresiasi.
Dia mengatakan, bukan hanya sektor perdagangan saja yang harus didukung secara penuh melainkan, sektor pertanian dan sebagainya. "Kalau petani ya harus di-support oleh semua pihak. Bank Indonesia pun juga akan menambah sarana produksi, bimbingan dan pelatihan kepada petani agar sektor pertanian lebih efisien dan keuntungannya semakin bagus," terangnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak juga menyampaikan sharing dalam acara ini secara daring menjelaskan, Bank Indonesia telah memberikan support yang berharga dan intensif dalam mengembangkan UMKM.
"Nah, yang terpenting adalah digitalisasi. Artinya, bagaimana UMKM bisa berpartisipasi di market digital. UMKM harus keluar dari zona nyaman. Pemerintah pun bukan hanya membuat pameran terus selesai tetapi ada tindak lanjutnya," bebernya. (ifa/lid). Editor : Kholid Amrullah