Kepala SMPN 4 Kota Batu Henu Lismiyati mengungkapkan, total kuota penerimaan PPDB di SMPN 4 Batu totalnya sebanyak 224 orang. Dari jumlah tersebut 99 merupakan kuota jalur non zonasi. “Dan, saat ini sudah ada 98 siswa yang daftar ulang, satu siswa tidak daftar ulang,” kata Henu.
Dampak adanya satu pendaftar yang mengundurkan diri itu, maka jumlah yang diperebutkan dalam jalur zonasi yang awalnya 125 kursi menjadi 126 kursi. Sedangkan PPDB di SMPN 1 Kota Batu terlihat lancar tidak ada kendala. Semua siswa yang telah terpilih jalur non-zonasi seluruhnya melakukan daftar ulang. "Kami menerima 144 orang dan semua daftar ulang semua," ujar Kepala SMPN 1 Batu Tatik Ismiati. Sehingga, kini pihaknya akan fokus pada jalur zonasi sejumlah 176 dari total pagu 320 siswa.
Sementara itu, Ketua PPDB SMPN 6 Batu Imran Hamid mengatakan, total pagu PPDB di SMPN 6 Batu ada 192 siswa. Sementara ini, ada 86 siswa yang telah diterima melalui jalur non-zonasi. "Dari jumlah tersebut, semuanya melakukan daftar ulang dan tidak ada yang mengundurkan diri," ujarnya.
Imran menyebut, pendaftar PPDB jalur non zonasi di SMPN 6 membeludak. Khususnya di kelompok afirmasi, yakni mencapai 103 siswa. Padahal, jalur afirmasi hanya diambil 38 siswa. Artinya, ada 65 siswa di jalur afirmasi yang belum lolos. Dan, mereka masih diperbolehkan memilih jalur zonasi.
"Kalau kuota PPDB jalur zonasi di SMPN 6 Batu ada 106 siswa. Dengan wilayah domisili Desa Pendem, Desa Giripurno, Desa Pandanrejo, dan Bumiaji," bebernya kepada wartawan koran ini kemarin (4/4).
(ifa/zal). Editor : Kholid Amrullah