Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tunggu Keseriusan Pemkot Bangun Jalur Keselamatan Klemuk

Kholid Amrullah • Rabu, 17 Mei 2023 | 19:35 WIB
HATI-HATI: Pengendara yang melintasi jalur Klemuk harus hati-hati karena sangat berbahaya.
HATI-HATI: Pengendara yang melintasi jalur Klemuk harus hati-hati karena sangat berbahaya.
BATU – Tragedi kecelakaan maut di Jalur Klemuk yang terjadi kemarin (16/5) harus menjadi perhatian Pemkot Batu. Utamanya janji untuk membantu membangun jalur keselamatan yang pernah disampaikan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu beberapa waktu lalu.

 

Karena, jalur keselamatan Klemuk yang ada saat ini dibangun oleh warga Songgoriti secara swadaya bersama warga Kelurahan Songgokerto. Bahkan meski hingga kemarin, Pemkot Batu yang katanya mau mengambil alih pembangunan jalur keselamatan Klemuk masih sebatas tahap survei. Masih belum ada tindak lanjutnya hingga terjadi kecelakaan maut kemarin.

 

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Batu selama ini, pembangunan jalur Klemuk oleh swadaya masyarakat sempat dinilai kurang oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu. Akan tetapi, saat libur Lebaran 2023 lalu, ternyata jalur keselamatan Klemuk mampu menyelamatkan banyak nyawa.

 

Kepala Dishub Kota Batu Imam Suryono pernah mengatakan, pembangunan jalur keselamatan Klemuk memang harus memperhatikan segala aspek. Tidak boleh asal membuat. Intinya, harus melihat titik mana yang paling bagus di wilayah tersebut untuk dijadikan jalur darurat. "Kalau mau bagus maka perlu dilengkapi dulu lebarnya berapa, tingkat kemiringan tanjakannya berapa, dan sebagainya. Harus ada pengukuran lengkap," terangnya.

 

Saat ditanya apakah Dishub akan terlibat dalam pembangunan Jalur Keselamatan Klemuk? Pihaknya menerangkan, Pemkot Batu segera membahas masalah pengukuran terlebih dahulu. "Kalau pengukurannya sudah lengkap. Maka, akan kami anggarkan. Namun, perkiraan nominalnya masih menunggu dihitung," kata Imam.

 

Sementara itu, warga sekitar Kelurahan Songgokerto Ngadiono mengatakan, jalur Klemuk ini sangat membahayakan para pengguna jalan. Sebab, sudah banyak kejadian kendaraan roda dua terutama matic remnya blong. Sedangkan, kendaraan roda dua pun sering kali berhenti mendadak. Penyebabnya, tidak kuat menancapkan atau mengendalikan gas. Akan tetapi yang mengherankan, kendaraan seperti pikap dan truk masih saja nekat lewat jalur ini.

 

"Area Klemuk ini dikenal sebagai jalur maut. Karena, kendaraan yang tidak sesuai standar bisa berujung kecelakaan," bebernya.

 

Dia mengaku, Klemuk disebut jalur maut terbukti dari banyaknya jumlah kecelakaan yang terjadi hingga membuat pengendara meninggal dunia. "Masyarakat sekitar Songgokerto yang mau lewat jalur Klemuk hanya sebagian. Mayoritas tidak berani dengan kondisi jalan yang curam," kata Ngadiono.

 

Berdasarkan saran dari masyarakat sekitar, seharusnya Pemkot Batu mengambil sikap bahwa jalur Klemuk hanya boleh naik saja dan dilarang dua arah. Sebab, mau sampai kapan hal ini terus dibiarkan dan menunggu banyaknya korban jiwa. (ifa/lid). Editor : Kholid Amrullah
#Klemuk ##jalurklemuk #songgoriti ##remblong #songgokerto #kotabatu