BATU - Beberapa sekolah dasar (SD) di Kota Batu dinilai sudah tidak layak dan segera butuh penanganan. Apabila terjadi hujan dan gempa di khawatirkan dapat membahayakan guru dan murid.
Menurut Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Batu, Daud Andoko ada tiga ruang SD yang membahayakan kalau ditempati. “SDN Gunungsari 4, SDN Torongrejo 1 dan SDN Tulungrejo 1,” katanya. Ia melanjutkan, bahwa ruangan-ruangan tersebut saat ini semua masih dipakai karena keterbatasan ruang kelas.
Selain itu, ada beberapa sekolah yang kondisinya rusak sedang sampai berat dan perlu direhabilitasi atap karena bocor. Ada SDN Sisir 1, SDN Mojorejo 1, SDN Dadaprejo 2, SDN Torongrejo 3, SDN Songgokerto 3, SDN Ngaglik 2, SDN Temas 1, SDN Dadaprejo 1.
“Dan sementara oleh pihak sekolah ditambal sulam agar kerusakan tidak tambah parah,” katanya. Meski begitu, sebenarnya ruangan-ruangan tersebut tetap harus diperbaiki semua agar tak mengganggu aktivitas belajar mengajar.
Salah satu sekolah yang didatangi SDN Torongrejo 1 secara kasat mata terlihat baik-baik saja. Dari depan pun terlihat tidak ada plafon yang jebol. “Ini seperti casing-nya saja,” ujar Kepsek SDN Torongrejo 1, Sutriyarni. Bila diperhatikan lagi secara seksama genting sekolah ada yang tak rata di beberapa bagian.
Ia mengatakan bila gedung kelas 1-5 itu dibangun sekitar tahun 1957. “Kemudian sekitar tahun 2005 atau 2006 itu mendapatkan rehabilitasi atap keseluruhan,” katanya. Menurut penjelasannya, di bagian atap terdapat beberapa kayu yang sudah lapuk dan menunjukkan foto-foto saat genting dibuka. “Bahkan pak tukang takut roboh ketika naik ke atas,” ungkapnya.
Setiap minggu penjaga sekolah melakukan pengecekan, bagian mana saja yang mengalami kerusakan. Ia berharap agar segera ada perbaikan, sehingga kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan baik. “Kalau ada gempa itu langsung cepat-cepat keluar,” tandasnya. (iza/lid)
Editor : Kholid Amrullah