BATU - Kondisi kemarau dan el nino membuat menambah peluang kebakaran hutan menjadi lebih besar. Maka dari itu, pendaki diimbau jangan sampai membuat api unggun.
Gunung Panderman dan lereng Gunung Arjuna merupakan titik yang sering kebakaran. Hal itu karena, di lokasi sering digunakan untuk aktivitas manusia. Sehingga berpotensi memunculkan api. Dan saat ini, di sebagian lereng Gunung Arjuno tengah terbakar.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Agung Sedayu mengatakan BPBD Kota Batu terus berkoordinasi dengan pos pantau Taman Hutan Raya (Tahura) Cangar dan Pos pendakian Gunung Panderman-Gunung Buthak. Mereka juga sudah mengirimkan logistik ke Pos pendakian Panderman guna membantu para petugas untuk melakukan monitoring.
Saat ini, total relawan dan petugas di pos pendakian Panderman ada sekitar 200 orang. Apa bila terjadi titik api, diharapkan mereka dapat segera melakukan penanganan. Sedangkan untuk personel di Tahura sekitar 50 orang.
Kebakaran hutan yang diakibatkan faktor alam khususnya wilayah Kota Batu kemungkinannya sangat kecil. Faktor yang mendominasi kemungkinan masih dari manusia. Biasanya lalai tak mematikan api dengan baik ataupun rokok.
“Kalau gesekan antar tanaman, yang gesekan itu tanaman bambu dan di atas tidak terdapat bambu,” tambahnya. Jadi faktor kelalaian manusia menjadi penyumbang paling besar kebakaran hutan.
Ia melanjutkan, seperti di Pos Panderman sudah terdapat berbagai larangan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan. Salah satunya dilarang membuat api unggun.
Terdapat beberapa upaya dalam meminimalisir terjadinya kebakaran. Salah satunya dengan mencermati kembali hasil pemetaan wilayah kota batu yang berpotensi kebakaran hutan dan lahan. Mereka juga menyiagakan personel dalam status siaga darurat serta menyiapkan segala potensi yang ada. Serta, selalu memonitoring cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Serta melakukan patroli dan pengawasan lebih ketat.
Masyarakat juga diimbau agar tak melakukan pembakaran di areal hutan dan ladang. Secara data, di tahun lalu tak terjadi kebakaran di wilayah Kota Batu. (iza/lid)
Editor : Kholid Amrullah