BATU - Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq mengungkapkan wisatawan pendaki gunung cukup banyak. Kunjungan ke Gunung Arjuno misalnya, ada sekitar 2.000 orang per bulan. Mereka melalui jalur pendakian dari Desa Sumberbrantas menuju dua puncak utama yakni Gunung Welirang dan Arjuno.
Menurut dia, untuk jalur menuju Puncak Gunung Arjuno merupakan track yang tak disarankan bagi pendaki pemula. Karena selain panjang juga sulit. Sehingga harus ada guide atau teman yang sudah ke sana. Lama waktu pendakian pun tak singkat, yakni sekitar 7-8 jam bahkan bisa lebih lama lagi. Karena gunung tersebut memiliki ketinggian sekitar 3.339 mdpl.
Dijelaskannya, bila melalui jalur pendakian Sumberbrantas terdapat sekitar empat pos yang dilalui pendaki. Biasanya pendaki akan nge-camp di Pos Lengkehan. Dan kemudian baru submit ke puncak. Perkiraan dari Pos Lengkehan ke puncak menghabiskan waktu sekitar dua jam.
Ketika sampai di puncak, pendaki akan disuguhkan pemandangan 360° derajat yang sangat menawan. Bisa dipastikan pendaki bakal ketagihan dan ingin pergi ke puncak Arjuno lagi. Dengan catatan tak sedang kabut, deretan pegunungan lain akan terlihat. Setidaknya Gunung Wilis, Penanggungan, Bromo, Panderman, Argopuro, akan terlihat amat menakjubkan.
Dari Pos Lengkehan, selain bisa ke Arjuno, pendaki bisa menuju ke Gunung Welirang. Perjalanan diperkirakan lebih singkat yakni sekitar satu jam.
Jalur untuk berwisata pendakian lain di Kota Batu ialah di Jalur Panderman. Via Panderman, pendaki bisa memilih ke puncak Panderman maupun puncak Gunung Butak. Jalur pendakian itu berada di Dusun Toyomerto, Desa Pesanggrahan.
Perjalanan dari bawah menuju puncak Panderman diperkirakan menghabiskan waktu sekitar 3-4 jam. Saat ini pendaki biasanya memilih langsung menuju puncak Gunung Butak. Dalam menuju puncak, pendaki akan dimanjakan pemandangan hamparan padang savana dan bunga edelweis. Dari padang savana ke puncak memiliki waktu tempuh sekitar 1,5 jam. Sehingga total waktu perjalanan sekitar 7-8 jam
Ketika sampai di puncak pendaki akan disuguhkan pemandangan bentangan Kota Batu dan Malang Raya. Gunung Arjuno dan Semeru juga terlihat. Lagi-lagi dengan syarat bila tak berkabut. Apalagi ketika malam lampu kota terlihat berkerlap-kerlip sangat indah. (iza/lid)
Editor : Kholid Amrullah