BATU – Ada yang istimewa di salah satu exhibit Jatim Park 2. Di sana telah lahir anakan tapir Brazilian yang merupakan bayi pertama yang lahir di Indonesia. Bayi tapir ini dikenalkan dalam rangka World Animal Day yang berlangsung pada Rabu, (4/10)
Bayi tapir bernama Paulina itu lahir dari indukan bernama Seli dan pejantan bernama Fernando. Kepala Dokter Hewan Jatim Park 2 Prista Dwi mengatakan, pengenalan Seli dan Fernando telah berlangsung sejak 2021. Namun tidak ada kemajuan yang positif. "Sali akhirnya baru hamil di 2023. Awalnya kehamilan ini juga tidak terdeteksi karena prosesnya kawinnya juga tidak tercatat," ucapnya.
Masa kehamilan Sali baru diketahui pada bulan September. "Ketika tahu Seli hamil, Kami kurangi makanan pelet agar anaknya tidak terlalu besar," ujarnya. Prista melanjutkan, tidak ada masalah berarti pada proses kehamilan. Jatim Park 2 telah bekerja sama dengan European Association of Zoos and Aquaria (EAZA) untuk memperoleh arahan dalam pemeliharaan Tapir Brazilian, utamanya dalam makanan dan kandang.
Sali pada akhirnya melahirkan di tangal 11 September. Prista mengatakan, Sali kesulitan dalam menyusui. Hal ini merupakan reaksi yang wajar saat kehamilan pertama. "Untuk menyiasatinya tim Jatim Park 2 mengajarkan Sali cara menyusui. "Kami biasa mengelus Sali untuk tiduran dan menunjukkan ke Paulina letak susunya," ungkapnya. Untungnya tapir Brazilian ini bukan hewan yang ganas, sehingga tim Jatim Park tidak kesulitan menangani masalah tersebut.
Untuk proses perawatan Paulina, tim Jatim Park 2 fokus pada makanan. Pakan yang ada di Indonesia jelas berbeda dengan yang ada di Brazil. "Karena itu kami kami carikan makanan yang kandungan dan nutrisinya sama dengan yang ada di brazil. Lebih banyak kami beri daun-daunan," katanya. Jika tidak ada masalah di sistem pencernaan Paulina, maka ragam makanan akan ditambah.
Yang unik Paulina memiliki corak totol-totol putih yang berbeda dari induknya. Prista mengatakan, ini merupakan hal yang normal bagi bayi tapir. "Totol-totol itu melindungi bayi tapir ketika mereka berada di alam liar. Totol itu akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 3 sampai 6 bulan," jelasnya.
Di lain sisi, Marketing Jatim Park 2 Edo Mayranda mengatakan, saat ini total ada 3 tapir Brazilian di kebun binatang itu. Sampai saat ini tapir Brazil di Indonesia hanya terdapat di Batu Secret Zoo dan Maharani Zoo. Selain me-launching bayi Tapir Brazilian, Jatim Park 2 juga me-launching wahana baru bertema South American New Exhibit. "Di wahana ini, selain dapat melihat tapir Brazilian, pengunjung juga dapat melihat squirrel monkey, kinkajou, capybara, serta sloth," ungkapnya. (sif/lid)
Editor : Kholid Amrullah