BATU – Suasana meriah menghiasi Perayaan Hari Jadi Ke-22 Kota Batu yang digelar bersamaan dengan Peringatan Hari Jadi Ke-78 Provinsi Jatim di Pasar Induk Among Tani Kota Batu, Selasa kemarin (17/10). Ada penampilan drum band dari SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur, fly pass pesawat Super Tucano dari Skadron Udara 21 Lanud Abdul Rachman Saleh, dan pementasan Sendratari Arjuna Wiwaha. Sayangnya aksi Tiga Super Tucano Tersebut tidak tampak. Karena pesawat tersebut hanya lewat. Meski demikian sudah cukup membuat para penonton bertepuk tangan.
Selain itu pertunjukan drum band dari SMA Nala dan pertunjukan tari kolosal yang dibawakan penari-penari dari Kota Batu mampu menyedot perhatian ribuan pengunjung Pasar Induk Among Tani. Para penonton menyaksikan perhelatan tersebut dari lantai 2 hingga lantai 3 pasar kebanggaan warga Kota Batu tersebut.
Pj Wali Kota batu Aries Agung Paewai dalam sambutannya menyampaikan di usia ke-22 tahun, diharapkan Kota Batu semakin matang, kreatif, dan inovatif dari berbagai hal. Yang perlu kita tingkatkan adalah kebersamaan.
Dia menjelaskan, meski masih ada kelemahan (kekurangan), Pemkot Batu akan terus melakukan beragam inovasi. Apalagi, Kota Batu punya tiga sektor unggulan. Yakni, pariwisata, pertanian, dan UMKM. Ketiga sektor inilah yang harus kita jaga. Ibarat satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Agar wisatawan bisa terus datang dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. "Maka dari itu, pada tanggal 17 setiap bulan, ASN Pemkot Batu wajib berbelanja di Pasar Induk Among Tani. Agar perekonomian masyarakat bisa terus tumbuh," kata Aries.
Soal pelaksanaan HUT Kota Batu digelar di Pasar Induk, dia memaparkan bahwa pasar induk adalah ikon Kota Batu. Pihaknya ingin mengenalkan ke publik bahwa Kota Batu punya pasar yang luar biasa. Hal ini dapat terealisasi berkat inisiasi dari pemimpin sebelumnya hingga menjadi salah satu Proyek Strategi Nasional (PSN). Selanjutnya, disinggung kapan peresmian pasar dia mengatakan masih menunggu agenda Presiden Jokowi.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Batu Asmadi mengatakan Pasar Induk Among Tani adalah kenang-kenangan berharga bagi masyarakat Kota Batu. "Kami berharap keberadaan pasar ini bisa terus membawa manfaat bagi pedagang hingga masyarakat secara luas. Apalagi, pembangunan pasar induk adalah PSN," tutupnya. (ifa/lid).
Editor : Kholid Amrullah