Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai menyampaikan, angka pengangguran bisa turun secara signifikan sebab pemulihan kinerja ekonomi Kota Batu berjalan optimal. Sehingga berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penurunan angka pengangguran di Kota Batu juga erat kaitannya dengan hasil persentase kemiskinan. Pada tahun 2022 lalu, angka kemiskinan di Kota Batu sebesar 3,79 persen. Namun, tahun ini berhasil turun sejumlah 0,48 persen. "Alhamdulillah, angka kemiskinan per Maret 2023 yakni 3,31 persen. Angka inilah yang membuat Kota Batu dengan persentase penduduk miskin terkecil se-Jawa Timur," tuturnya.
Menurut Aries, penurunan angka pengangguran dan kemiskinan di akhir tahun 2023 sejalan dengan terus menguatnya kondisi ekonomi daerah. Mulai dari sektor pertanian, UMKM, dan khususnya sektor pariwisata. Hal ono bisa dilihat dari geliat UMKM dan pariwisata yang dikelola oleh masyarakat. Apalagi didukung kondisi inflasi yang semakin terkendali.
"Objek-objek pariwisata yang selama ini menjadi unggulan daya tarik wisatawan dan hotel di Kota Batu kini telah mengalami peningkatan okupansi. Sehingga, banyak menyerap tenaga kerja yang ada di Kota Batu," paparnya. (ifa/lid).
Editor : Kholid Amrullah