BATU – Namanya unik, Jenggot Musa. Tanaman langka yang ada di Batu Love Garden (Baloga) ini mampu pikat wisatawan hingga pencinta tanaman hias. Tanaman dengan nama Latin tillandsia usneoides, spesies tumbuhan dari famili bromeliaceae ini berasal dari Meksiko, Bahama, Amerika Tengah, Amerika Selatan, Amerika Serikat bagian selatan.
Tumbuhan ini ditanam sebagai tanaman hias. Di Indonesia akrab disebut Jenggot Musa dan Lumut Spanyol. Diungkapkan Operasional Manager Baloga Moch Firdaus, Walang Greenhouse tempat tanaman Jenggot Musa berada memang menjadi salah satu spot andalan wisatawan. Pasalnya, banyak koleksi tanaman dari luar negeri. "Semua tumbuhan di sini dirawat dengan baik oleh tim nurcery (pembibitan). Nah, tanaman Jenggot Musa memang mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan," katanya.
Menariknya, tanaman Jenggot Musa ini tumbuhnya menjuntai ke bawah. Bahkan, bisa sampai ratusan hingga ribuan helai. Kata Supervisor Garden Nursery Baloga Devi Istanto, tumbuhan Jenggot Musa ini tetap disiram dengan menggunakan spray kabut supaya tetap lembap. "Soalnya kan tidak butuh tanah, hanya mengandalkan udara," terangnya.
Pihaknya menambahkan, saat sejumlah tanaman membutuhkan karbon dioksida, Jenggot Musa justru memerlukan oksigen. "Apabila udaranya terlalu panas otomatis kering lalu mati karena suplai oksigen berkurang. Untuk itu, perawatan jenis tanaman udara harus benar-benar dipantau," pungkasnya. (ifa/lid).
Editor : Kholid Amrullah