BATU - Wali Kota Batu periode 2007-20017 Eddy Rumpoko telah meninggalkan kita semua, Kamis (30/12) kemarin. Namun, jasa-jasa Eddy tak akan hilang dari ingatan warga Kota Batu. Banyak legacy (warisan) yang ditinggalkan Eddy Rumpoko selama 10 tahun memimpin Kota Batu. Warisan yang lahir dari kebijakannya itu kini masih bisa dilihat dengan jelas. Tahun 2006, sebelum Eddy terpilih menjadi wali kota, pariwisata yang ada di Kota Batu hanya itu-itu saja. Yang besar hanya Jatim Park dan Selecta. Namun sejak Eddy menjabat, berbagai terobosan dia lakukan hingga melahirkan banyak tempat wisata baru yang mampu menarik jutaan wisatawan.
Dari sekian banyak warisannya, yang bisa dibilang paling fenomenal adalah perombakan kawasan alun-alun yang dulu tidak dilirik wisatawan kini menjadi destinasi wajib yang sangat ramai dikunjungi. Selain itu Eddy berhasil mewujudkan block office dengan gedung yang sangat megah nan indah dan bahkan juga menjadi destinasi wisata baru di Kota Batu. Bisa bilang block office di Kota Batu adalah yang terbaik di Indonesia. Termasuk gagasan merombak Pasar Batu dulu juga diperjuangkan sangat serius oleh Eddy Rumpoko, namun karena saat ini masih banyak penolakan pasar itu belum bisa dibangun hingga Eddy mengakhiri masa jabatannya. Namun pada masa Wali Kota Dewanti Rumpoko akhirnya impian Eddy bisa terwujud seperti yang bisa dilihat saat ini.
Selain itu, sejak dipimpin Eddy Jatim Park Group juga berhasil mengembangkan pariwisatanya. Yaitu dengan lahirnya Jatim Park 2, Jatim Park 3, Batu Night Spectacular (BNS) dan Predator Fun Park, Museum Angkut dan Jatim Park 4 (Baloga). Bukan hanya itu pariwisata alam yang dikelola desa dan Perhutani juga bergeliat. Sebut saja wisata paralayang, Coban Talun semakin bergairah dan banyak dikunjungi. Belum lagi wisata desa juga bertumbuhan.
Mantan Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengungkapkan, Eddy merupakan sosok yang sangat tegas dan punya visi-misi ke depan yang bagus. “Kalau ada organisasi perangkat daerah (OPD) yang kurang greget, Pak Eddy selalu memberikan semangat untuk kemajuan Kota Batu," tuturnya.
Menurut mantan wakil Eddy Rumpoko itu, Batu menjadi Kota Pariwisata tentu berkat perjuangan Eddy Rumpoko. Salah satunya yakni Balai Kota Among Tani seluas 4 hektare bisa menjadi satu berkat upaya beliau. "Selama Pak Eddy menjabat Wali Kota Batu, ia selalu ingin menjadikan Kota Batu sebagai destinasi wisata terbaik di Jawa Timur bahkan ingin menjadi pariwisata kelas internasional," bebernya.
Untuk mempromosikan pariwisata Kota Batu bahkan Eddy menciptakan sebutan baru Kota Wisata Batu (KWB) lengkap dengan logo bernuansa oranye yang hingga saat ini banyak ditemui.(ifa/lid)
Editor : Kholid Amrullah