Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

TPA Tlekung Dioperasi Kembali Khusus untuk Sampah Residu

Kholid Amrullah • Jumat, 12 Januari 2024 | 04:22 WIB
DIBUKA LAGI: Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai  meninjau incinerator di TPA Tlekung
DIBUKA LAGI: Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai meninjau incinerator di TPA Tlekung

BATU - Pemerintah Kota Batu  dan warga Desa Tlekung, masyarakat sepakat untuk membuka kembali TPA Tlekung. Pembukaan ini difokuskan untuk mengolah sampah residu dan sampah yang sudah ada di TPA Tlekung.

 

Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Batu memberikan penjelasan mengenai mekanisme TPA yang baru. TPA Tlekung bukan sebagai tempat pemrosesan akhir bukan tempat pembuangan akhir sampah. Pertemuan tersebut dilakukan Pemkota Batu dan Kepala Desa serta perwakilan warga Desa Tlekung di Rupatama Balaikota Among Tani Kota Batu Selasa, (9/1) pukul 8 malam. "Terima kasihnya pada warga Desa Tlekung karena permasalahan pembukaan TPA Tlekung dinyatakan tuntas," ujarnya.

 

Dalam pengoperasian TPA Tlekung akan ada 3 incinerator yanv bekerja. Aries mengatakan, incinerator di TPA Tlekung memiliki prioritas masing-masing. Incinerator pertama untuk mengolah sampah yang sudah ada. Kedua, untuk residu sampah yang zero waste. Incinerator terakhir, untuk pengolahan sampah khusus warga Tlekung. "Dengan begitu tidak ada penambahan volume sampah, pencemaran air dan juga bau di TPA Tlekung," katanya.

 

Melalui agenda tersebut, Pemkot dan masyarakat menemukan titik temu dan memperoleh informasi yang benar mengenai kondisi TPA Tlekung saat ini. Aries meyakinkan warga bahwa dirinya dan Pemerintah akan terus mengawal proses tata kelola sampah di Kota Batu. Sampai saat ini, pemerintah telah memenuhi seluruh tuntutan warga sehingga tidak perlu lagi ada penolakan dari warga. "Saya akan terus mengawal proses pengelolaan sampah di Kota Batu," ucapnya.

 

Aries juga meminta kerjasama semua pihak, utamanya warga Desa Tlekung untuk bersama-sama menangani sampah. Jika sampah perkotaan tidak ditangani dengan baik maka akan muncul banyak masalah baru. "Pemerintah berupaya agar pengelolaan sampah perkotaan tertangani dengan baik. Tidak ada niatan sedikitpun untuk merugikan warga Tlekung. Mari kita bersama-sama melakukan langkah-langkah yang terpadu agar kota ini bersih dan nyaman," katanya. TPA Tlekung merupakan obyek vital yang harus di jaga bersama.

 

Dalam pertemuan, terungkap bahwa masyarakat sempat salah paham dengan pembukaan kembali TPA Tlekung. Warga khawatir jika TPA akan menerima sampah dari berbagai desa dan kelurahan seperti sedia kala. Hal tersebut akan menimbulkan pencemaran air dan udara di area Tlekung. Karena itu, warga sempat melakukan penolakan terhadap pembukaan TPA Tlekung.

 

Di lain sisi, Kepala Desa Tlekung Sumardi berharap Pemkot akan konsisten untuk tidak menambah volume sampah di TPA Tlekung. Ia juga berkeinginan agar segera disusun pedoman tata kelola sampah Kota Batu yang nantinya akan disosialisasikan kepada warga. "Pembukaan TPA Tlekung ini untuk menghabiskan sampah yg ada dan tidak untuk menambah sampah baru," ucapnya singkat. (sif/lid)

Editor : Kholid Amrullah
#tlekung #Pj Wali Kota Batu #tpa tlekung