Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kecelakaan Bus Study Tour SMP PGRI 01 Wonosari Malang Tewaskan, Begini Langkah Pencegahan Dishub Kota Batu

Fathoni Prakarsa Nanda • Rabu, 22 Mei 2024 | 17:44 WIB

 

Bangunan sekolah SMP PGRI 01 Wonosari Malang pada Rabu (22/5)
Bangunan sekolah SMP PGRI 01 Wonosari Malang pada Rabu (22/5)

MALANG - Kecelakaan rombongan bus SMP PGRI 01 Wonosari Malang menewaskan 1 guru dan satu kernet di Tol Jombang Mojokerto, Selasa (21/5).

Kecelakaan SMP PGRI 01 Wonosari Malang itu menambah daftar panjang insiden pada rombongan study tour siswa.

Sebelum SMP PGRI 01 Wonosari Malang, kecelakaan sudah menimpa study tour siswa SMK Lingga Kencana dari Depok yang menewaskan 11 pelajar.

Dishub Batu telah menerima surat edaran SE dari Dishub Jawa Timur tentang pengecekan kendaraan umum, utamanya bus-bus studi tour pelajar.

Kabid Angkutan Dishub Batu Hari Juni Susanto mengatakan, ada beberapa poin yang disampaikan dalam SE tersebut.

Pertama, memperhatikan spesifikasi kendaraan yang akan digunakan.

Utamanya perizinan.

Kedua, dishub kota dan kabupaten melakukan pengecekan dokumen serta kelayakan kendaraan sebelum berangkat.

Ketiga, mengatur jadwal wisata dengan baik. Keempat, memperhatikan jam istirahat sopir.

Lokasi-lokasi wisata juga diharapkan memiliki parkiran yang memadai untuk ramp check.

Imbauan tersebut juga menekankan agar dishub setempat melakukan ramp check ke sekolah, pondok pesantren, maupun rombongan yang akan melakukan study tour.

Karena itu, sekolah-sekolah wajib memberitahukan jadwal study tour pada dinas terkait untuk dilakukan pengecekan.

Pengecekan bisa dilakukan melalui operasi gabungan Dishub Provinsi, Dishub Kota Batu, Jasa Raharja, dan Kepolisian.

Sampai kemarin, di Kota Batu sudah melakukan satu kali ramp check ke sekolah.

Tepatnya di SMP N 1 Kota Batu pada 16 Mei lalu.

”Kami telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk melakukan ramp check. Saat ini baru satu sekolah dengan lima bus yang akan digunakan untuk study tour,” ucapnya.

Salah seorang penguji kendaraan bermotor Dishub Kota Batu Heri Purwanto mengatakan, pemeriksaan meliputi indikator lampu, panel dashboard, tekanan angin untuk rem, serta kondisi ban.

"Secara keseluruhan aman. Namun masih ada beberapa catatan kecil di bus SMP N 1 Batu yang akan berangkat ke Bali. Pada 2 kendaraan, beberapa lampunya mati. Yaitu lampu mundur dan lampu pembatas body," ujarnya.

Dia berharap pengecekan dapat dilakukan lebih awal.

Antara tiga hari atau seminggu sebelum keberangkatan.

Hal itu untuk mengantisipasi jika ada kerusakan agar bisa diperbaiki.

Atau diganti armadanya.

Staf Administrasi Jasa Raharja Rahmat Widodo mengatakan, pihaknya ikut melakukan pengecekan pada sisi administrasi.

Meliputi aktivasi Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU).

”Dari lima bus yang akan berangkat ke Bali itu, semua suratnya masih berlaku. Pengecekan juga akan dilakukan ke seluruh sekolah dan tempat wisata di Kota Batu," ungkapnya. (mel/yun/sif/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#smp pgri wonosari #kecelakaan bus #malang