BUMIAJI - Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, mencoba meraih peluang sektor wisata dari kendaraan yang berlalu lalang di Jalur Batu-Mojokerto.
Mereka sedang membangun rest area di lahan Kota Batu seluas 9.000 meter persegi.
Karena kebutuhan anggaran cukup besar, mereka mencoba mencari investor di Kota Batu untuk melakukan pendanaan.
Sekdes Desa Punten Muhammad Robi Yusuf mengatakan, pihaknya sudah membuat master plan dari rest area tersebut.
Arah pembangunan dan urutannya sudah jelas.
Dalam desain itu juga sudah tertata lokasi parkir, tempat beristirahat seperti gazebo, dan pusat oleh-oleh yang diisi oleh warga Punten.
“Mungkin sekitar 24 lapak, diisi setiap RW dan lembaga yang ada di desa,” ujarnya.
Pembangunan rest area itu sebenarnya sudah dirancang sejak secara bertahap menggunakan anggaran dari desa.
Hingga saat ini, dana yang terserap sekitar 1,2 miliar.
Tapi progres pembangunan masih berada di kisaran 30 persen.
Saat ini sedang dilakukan pembangunan plengsengan yang cukup luas.
Sebab, lahan yang digunakan memiliki kontur miring.
Karena kebutuhan anggaran yang cukup besar, pihak Desa Punten berusaha menggandeng investor agar rest area tersebut segera terealisasi.
Sebenarnya sudah ada empat investor yang diajak bicara.
Namun semuanya belum mencapai kesepakatan.
Bagi hasilnya dinilai kurang menjanjikan bagi desa.
”Kami juga melibatkan para tokoh desa untuk menentukan setuju atau tidak,” imbuh Robi.
Dari sisi lokasi, rest area Punten sebenarnya cukup strategis.
Yakni berada di jalur Batu-Mojokerto sehingga pengendara yang lelah bisa mampir jika banyak fasilitas yang ditawarkan.
Lokasinya dekat dengan Selecta, sehingga pelancong dari arah bawah berpeluang merapat ke tempat tersebut. (iza/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana