BATU – Seri final 76 Indonesians Downhill 2024 menjadi ajang bagi pesepeda Kota Batu unjuk gigi.
Dua atlet tuan rumah, Fajar Abdul Rahman dan Pandu Satrio Perkasa berhasil menempati posisi pertama dan kedua pada race yang berlangsung di Klemuk Downhill Track, Kota Batu, kemarin (10/11).
Mereka unggul atas 17 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.
Fajar berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1,52 menit.
Sementara Pandu hanya mempunyai selisih waktu satu detik saja dari rekan sedaerahnya itu.
Di bawah mereka terdapat pesepeda asal Kota Malang Gusti Cipta Asmara yang menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 2 menit.
Fajar mengaku sangat bersyukur menuntaskan seri final 76 Indonesian Downhill 2024 di posisi pertama.
Hasil itu juga membuat dia bisa menjadi juara umum turnamen tersebut pada tahun ini dengan raihan 500 poin dari tiga seri.
”Sangat berkesan karena bisa menang di kota kelahiran sendiri,” ungkap Fajar.
Pemuda berusia 17 tahun itu menjelaskan, turun sebagai tuan rumah memberikan banyak keuntungan.
Itu karena dia sangat mengenal lintasan tempat event berlangsung.
”Saya sudah latihan di Klemuk dari kecil. Bahkan ikut membuka jalurnya,” ungkap dia.
Peraih dua medali emas Porprov Jawa Timur 2022 itu mengatakan, kunci keberhasilannya adalah menjaga stamina dan tetap tenang.
Menurutnya, Klemuk Downhill Track merupakan salah satu lintasan balap sepeda paling sulit di Indonesia karena tingkat kecuramannya tinggi.
Bahkan cenderung sangat licin pada musim penghujan seperti saat ini.
Sementara itu, Pandu mengaku tetap senang meski berada di posisi kedua.
Sebelumnya dia sempat memimpin catatan waktu pada partai final.
”Tapi saya sudah menyangka akan dilewati Fajar karena dia sangat mengenal track ini,” tutur Pandu.
Peraih medali perak downhill pada PON 2024 itu mengaku bertekad untuk terus mengasah kemampuannya.
Sebab, sepekan lagi dia harus turun bertanding di Kendal MTB Bupati Cup Downhill 2024.
”Saya fokus untuk menjaga kondisi fisik dan meningkatkan stamina,” tutur Fajar.
Di tempat terpisah, Race Director 76 Indonesian Downhill 2024 Putra Pradana Sukarno menjelaskan, ini tantangan seri final kali bukan hanya lintasan Klemuk Downhill Track yang begitu sulit.
Tapi juga persaingan yang semakin ketat karena pesepeda dari luar negeri ikut meramaikan turnamen tersebut.
”Ada atlet dari enam negara lain yang ikut bertanding. Di antaranya Selandia Baru, Inggris, Thailand, Singapura, Amerika, Kanada,” papar dia.
Kondisi itu memberikan kesempatan bagi para pesepeda lokal untuk meningkatkan skill dan pengalaman mereka.
Supaya bisa menembus tingkat internasional.
Itu karena, 76 Indonesian Downhill 2024 sudah termasuk turnamen yang diakui oleh induk organisasi olahraga sepeda internasional Union Cycliste Internationale (UCI).
Sementara itu, peserta asal Inggris Bernard Kerr mengatakan seri final 76 Indonesian Downhill 2024 begitu menantang.
Itu karena lintasan balapan begitu sulit untuk dituntaskan.
”Saya secara pribadi begitu kagum dengan antusiasme warga di sini,” ungkap dia. (tio/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana