BATU - Di bulan Ramadan 2025, kota wisata apel ini mulai sepi pengunjung.
Persentase angka kunjungan wisata termasuk hotel menurun drastis yang diprediksi akan awet hingga akhir bulan Ramadan.
Hal tersebut diduga karena orang-orang sedang berpuasa dan tidak berencana untuk liburan.
Baca Juga: Nur-Heli Selaraskan Nawa Bhakti dengan Asta Cita di Kota Batu
Kunjungan wisata Kota Batu tetap diadakan dan dibuka meskipun tidak tentu jumlah pengunjung yang datang tiap harinya.
Saat ini hanya mencapai ratusan pengunjung saja yang di dominasi oleh non-muslim.
Dibanding bulan-bulan sebelumnya, baik weekday maupun weekend pengunjung objek-objek wisata Kota Batu bisa mencapai ribuan.
Baca Juga: Pemprov Bentuk Satgas Pemantau Harga dan Ketersediaan Pangan
Beberapa objek wisata seperti Jatim Park Group dan Museum Angkut menawarkan potongan harga bahkan hingga 50% untuk menarik minat masyarakat.
Selain itu, mereka juga melakukan promosi secara gencar di sosial media masing-masing dengan membuat konten feeds dan reels.
Harapannya dengan strategi potongan harga dan promosi tersebut dapat mengembalikan minat kunjungan masyarakat lagi. (nai)
Editor : Aditya Novrian