Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Target Pajak Parkir Kota Batu Naik Rp 1,5 Miliar

A. Nugroho • Sabtu, 12 Juli 2025 | 20:07 WIB

 

DITARGET PAJAK: Lippo Plaza Batu menjadi salah satu tempat yang terpengaruh pajak parkir
DITARGET PAJAK: Lippo Plaza Batu menjadi salah satu tempat yang terpengaruh pajak parkir

 

BATU - Target pajak parkir naik sebesar Rp 1,5 miliar setelah Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batu meningkat setelah Perubahan-Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2025. Semula targetnya Rp 2,2 miliar lalu naik menjadi Rp 3,7 miliar.

 

Kepala Badan dan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu Mohammad Nur Adhim menyampaikan kenaikan target pajak hanya terjadi di jenis parkir saja. Itu akan menaikkan target pajak daerah dari Rp 275 miliar menjadi Rp 276,5 miliar.

 

Saat ini realisasinya masih seret. Yakni 26,2 persen atau berkisar Rp 599,9 juta. Dia mengaku optimistis menambah target lantaran ada peningkatan potensi realisasi. “Kami akan lebih masifkan pendataan dan penyusuran potensinya,” tegasnya.

 

Adhim mengaku percaya diri setelah melihat realisasi pajak hiburan yang sudah melampaui target pada semester pertama tahun ini. Dari total target Rp 47,4 miliar, realisasinya sudah menyentuh 54,57 persen atau berkisar Rp 25,8 miliar.

 

Dia yakin tingginya realisasi pajak hiburan juga bisa mengatrol setoran pajak parkir. Saat ini ada 26 titik parkir yang terdata sebagai Wajib Pajak (WP). Di antaranya Taman Rekreasi Selecta, Jawa Timur Park, Lippo Plaza Batu, dan seterusnya.

 

Pria asli Kota Semarang itu sedang melakukan sejumlah upaya untuk mengejar target pajak parkir. Seperti mendata ulang lokasi yang berpotensi menyetorkan parkir dalam jumlah besar. Dengan begitu target bisa terkejar.

 

Kenaikan target pajak itu sempat mendapat kritik dari legislator Fraksi Golongan Karya (Golkar) lanatran dinilai tidak realistis. Tentu saja dengan melihat realisasinya yang masih jauh dari harapan.

 

Menanggapi hal itu, Wali Kota Batu Nurochman menyampaikan perhitungan kenaikan target tersebut sudah disesuaikan dengan rancangan anggaran. Sehingga, targetnya masih realistis.

“Kalaupun memang harus menghapus program dari OPD, kami akan alokasikan anggaran ke program prioritas. Sehingga, alokasi anggaran tetap terjaga,” tandasnya. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#batu #Parkir #lippo #kota #Pemkot #Pajak #Plaza