Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bantu Permodalan 30 Ribu UMKM, Pemkot Batu Gandeng PIP Kemenkeu

A. Nugroho • Selasa, 23 September 2025 | 22:41 WIB

UNTUK WARGA: Wali Kota Batu Nurochman (kanan) bersama Direktur Utama PIP Ismed Saputra menunjukkan dokumen yang ditandatangani bersama, kemarin.
UNTUK WARGA: Wali Kota Batu Nurochman (kanan) bersama Direktur Utama PIP Ismed Saputra menunjukkan dokumen yang ditandatangani bersama, kemarin.

KOTA BATU - Ada kabar baik bagi 30 ribu pelaku UMKM di Kota Batu. Kemarin (22/9), Pemkot Batu meneken nota kesepakatan dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) di Jakarta. Untuk diketahui, PIP merupakan Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan RI.

Dibentuk pada 2017 lalu, PIP fokus mengelola dana bergulir untuk usaha mikro. Dari sektor bisnis itu lah, Pemkot Batu meneken kerja sama di bidang pengembangan usaha mikro melalui program pembiayaan dan pemberdayaan. Wali Kota Batu Nurochman dan Direktur Utama PIP Ismed Saputra meneken langsung MoU (Memorandum of Understanding).

Melalui MoU itu, kedua belah pihak berkomitmen mendorong percepatan pengembangan usaha mikro, memperkuat pemberdayaan masyarakat, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Selain UMKM, kerja sama itu juga mencakup Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB), maupun Lembaga Non-Lembaga Jasa Keuangan (Non-LJK) di wilayah Kota Batu.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Batu Nurochman menggambarkan potensi dan keunikan daerahnya dengan luas wilayah sekitar 200 km persegi yang terdiri dari 3 kecamatan dan 24 desa/kelurahan. Dia juga memaparkan bahwa mayoritas daerahnya berupa lahan pertanian dan kawasan hutan. Dari kondisi tersebut, muncul geliat lebih dari 30 ribu pelaku UMKM yang tumbuh seiring perkembangan pariwisata dan pertanian.

Nurochman menegaskan, dari kerja sama dengan PIP itu, Pemkot Batu ingin memastikan UMKM mendapatkan dukungan nyata. Baik dari sisi pembiayaan maupun akses pasar. Dia juga menekankan peran Coosae sebagai mitra strategis yang berfungsi sebagai agregator produk pertanian dan UMKM Kota Batu. Khususnya dalam membuka akses distribusi hingga ke sektor perhotelan, restoran, dan ritel modern.

”MoU dengan PIP ini adalah langkah maju bagi Kota Batu. Kami ingin memastikan UMKM memperoleh dukungan kebijakan, akses permodalan, dan pendampingan agar benar-benar naik kelas,” kata Nurochman. Lewat MoU dengan PIP itu, Pemkot Batu juga menegaskan arah kebijakan pembangunan ekonomi yang berbasis kerakyatan.

Direktur Utama PIP Ismed Saputra menyampaikan, kerja sama itu merupakan peluang besar bagi Kota Batu untuk mendorong UMKM agar berkembang lebih maju. Dia menyebut bahwa PIP tidak hanya hadir dalam pembiayaan. Namun juga siap mendukung pembentukan komunitas dan pemanfaatan sumber daya lokal. ”Termasuk kolaborasi lintas sektor untuk pengelolaan kawasan hutan berbasis pemberdayaan masyarakat,” kata dia. (*/by/adv)

Editor : A. Nugroho
#pelaku umkm #Memorandum of Understanding #PIP #wali kota batu #pemkot batu