Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sektor Ekonomi Kreatif di Kota Batu Diapresiasi Langsung Menteri Ekonomi Kreatif RI

A. Nugroho • Kamis, 11 Desember 2025 | 01:21 WIB
JALIN SINERGI: Menekraf RI Teuku Riefky Harsya (dua dari kiri) dan Wali Kota Batu Nurochman (dua dari kanan) memotong tumpeng dalam pembukaan Produk Lokal Fest Ke-7.
JALIN SINERGI: Menekraf RI Teuku Riefky Harsya (dua dari kiri) dan Wali Kota Batu Nurochman (dua dari kanan) memotong tumpeng dalam pembukaan Produk Lokal Fest Ke-7.

BATU - Perhelatan Produk Lokal Fest ke-7 yang dibuka pada Jumat lalu (7/11) menjadi panggung pertunjukan kekuatan sektor ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Batu. Kegiatan itu menjadi rangkaian penting Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025.

 

Beruntungnya, event tersebut mendapat apresiasi langsung dari Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya.

 

Mengangkat tema egalitarian, sektor ekraf menunjukkan kebersamaan serta saling asah dan asuh untuk kemajuan bangsa melalui aktivitas kreatif. Dalam agenda tersebut, disuguhkan 17 subsektor ekraf di Kota Batu. Pertunjukan dikemas apik dengan rangkaian festival pangan lokal, gastronomi area, community meet up, launching album kompilasi kedua dari Batu Total Independent (BTI).

 

Riefky menilai Kota Batu tak sekadar menawarkan keindahan bentang alam dan gastronomi. Namun, juga aktif mendukung ekraf yang bergerak dan berkembang pesat. Untuk itu peran pemerintah dalam memberikan dukungan perlu terus didorong. Utamanya dalam membina dan melakukan pendampingan bagi para pelaku ekraf untuk komersialisasi produk hingga klaim atas kekayaan intelektual.

 

Dengan begitu, produk lokal bisa merajai pasar internasional. Alias tidak hanya eksis di pasar nasional. Selain itu, penguatan jejaring antarkota kreatif juga perlu dikuatkan untuk role model bagi daerah lain dalam menata potensi ekraf di seluruh subsektor. “Kami berharap ekraf dapat membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat ke depannya,” tegasnya.

 

Wali Kota Batu Nurochman berkomitmen akan terus memperkuat ekosistem ekraf. Baik melalui dukungan UMKM, inkubasi bisnis digital, festival budaya berkelanjutan, maupun pengembangan destinasi wisata tematik berbasis kearifan lokal dan teknologi hijau. “Kami akan memberikan ruang bagi para pelaku ekraf dalam menunjukkan kapasitasnya,” ungkapnya.

 

Pria yang akrab disapa Cak Nur itu menilai kreativitas bukan sekadar hiburan melainkan energi ekonomi baru yang menghidupi masyarakat.

 

Tentunya hal itu harus didukung semangat kolaboratif antara pemerintah, pengusaha, dan pelaku ekraf. “Dengan begitu, sektor ekraf menjadi salah satu sektor penting dalam mendukung kemajuan daerah,” tandasnya. (ori/dre/adv)

Editor : A. Nugroho
#Kota Batu #Indonesia Creative Cities Festival #Ekonomi Kreatif (Ekraf) #lokal fest