BATU, RADAR MALANG – Sebanyak 10 pejabat eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kota Batu menjalani uji kompetensi (uji kom) berkala di Badan Kepegawaian Daerah Jawa Timur pada Selasa, 23 Juni. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari penerapan sistem merit untuk memetakan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) secara lebih terukur.
Hasil asesmen tersebut nantinya akan menjadi dasar rekomendasi strategis dalam pengembangan karier, termasuk penempatan jabatan yang dinilai paling sesuai dengan kompetensi masing-masing pejabat di lingkungan Pemkot Batu.
Uji Kompetensi Jadi Dasar Pemetaan dan Pengembangan Karier ASN
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batu, Santi Restuningsasi, menjelaskan bahwa uji kompetensi merupakan agenda wajib yang dilakukan secara berkala bagi pejabat struktural.
Menurutnya, hasil asesmen memiliki masa berlaku selama dua tahun dan akan menggambarkan secara detail kompetensi serta kapasitas pejabat dalam menjalankan tugasnya di masing-masing organisasi perangkat daerah.
“Dari hasil penilaian itu akan terlihat kompetensi dan kemampuan yang dimiliki,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil evaluasi juga akan menjadi bahan pertimbangan penting bagi kepala daerah dalam menentukan arah pengembangan karier ASN ke depan, termasuk prinsip penempatan “the right man on the right place”.
10 Pejabat Eselon II Ikuti Asesmen di BKD Jatim
Uji kompetensi kali ini diikuti oleh sejumlah pejabat strategis di lingkungan Pemkot Batu, di antaranya Eko Suhartono (Pj Sekda Kota Batu sekaligus Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat), Aries Setiawan (Diskominfo), Dyah Lies Tina Purwaty (DPMPTSP), dan Esty Dwiastuti (DPUPR).
Selain itu, turut serta Muhammad Chori (Asisten Perekonomian dan Pembangunan), Mokhamad Forkan (Disnaker), Hendry Suseno (Distan-KP), Aditya Prasaja (Dinkes), Abdul Rais (Disperpussip), serta Onny Ardianto (Disparta).
Baca Juga: Pemkot Batu Berkomitmen Renovasi 658 RTLH
Pemkot Batu Dorong Tata Kelola ASN Berbasis Kinerja
Melalui pelaksanaan uji kompetensi ini, Pemerintah Kota Batu berharap dapat memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berbasis kinerja.
Sistem merit diharapkan mampu memastikan setiap pejabat berada pada posisi yang sesuai dengan kompetensi, sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel.
Editor : Aditya Novrian