Kedua orang tersebut ialah IK, satpam PT Tunas Artha Gardatama (TAG) dan R, selaku teknisi yang memperbaiki ATM tersebut. Kedua orang tersebut dianggap berhasil menggagalkan aksi kejahatan perampokan ATM Bank Mandiri.
"Mereka akan kami berikan penghargaan dalam hal Pam Swakarsa atau peran serta masyarakat membantu kepolisian dalam menggagalkan aksi kejahatan, terutama pencurian dengan kekerasan semalam," terang Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, Selasa (1/9).
IK dan R pada malam itu tengah bertugas untuk memperbaiki ATM yang diketahui rusak sejak pagi hari. "Jadi IK itu menjaga diluar dan R sebagai teknisinya masuk ke dalam ATM sekitar pukul 20.49. Salah satu pelaku mendekati ATM tersebut dan menembakkan senjatanya," ujar Leo.
Info yang diterima, setelah pelaku melakukan penembakan, IK sempat meneriaki dan mengejar pelaku pemegang airsoft gun yang lari menuju rekannya yang naik motor.
"Jadi satu pelaku menanti di motor, setelah ditembakkan tiga kali ke arah ATM dan teknisi dia kabur kearah temannya. Mungkin dikira kedua orang itu sedang isi uang," ujar mantan Wakapolrestabes Surabaya tersebut.
Untungnya, tidak ada luka atau korban jiwa yang timbul dari kejadian tersebut. "Hanya pecah kaca saja," tandas dia.
Pewarta: Biyan Mudzaky H Editor : Editor : Hendarmono Al S.