Meskipun kini lagu-lagu Denny Caknan tengah naik daun di pasaran, tetapi penyanyi bernama asli Deni Setiawan ini beranggapan bahwa karyanya tidak bisa menggantikan The Godfather of Broken Heart, julukan Didi Kempot.
“Kalau saya tidak bisa menggantikan Didi Kempot, tetapi saya yakin akan melanjutkan kiprahnya untuk mempopulerkan lagu-lagu berbahasa Jawa. Pokoke top gass,” ujar penyanyi asal Ngawi ini saat tampil pada Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2020 Kota Malang di Taman Krida Budaya Jawa Timur (TKBJ) Jalan Soekarno Hatta, Kamis (1/10).
Kegiatan PKD 2020 yang merupakan wadah budayawan di Kota Malang itu berlangsung pada pukul 15.30 hingga 16.30. Di acara tersebut, Denny Caknan membawakan lima lagu. Yaitu, Medot Janji, Bunga, Sugeng Dalu, Kertonyono, dan Los Dol. Meskipun salah seorang kru mengatakan kaki Denny Caknan terkilir, namun penyanyi dan pencipta lagu pop Jawa dan koplo ini tetap tampil dengan penuh power.
"Semongko...! " teriaknya di atas panggung sembari bernyanyi dan berjoget bersama Cak Precil yang memandu acara.
Sementara itu, para tamu undangan PKD 2020 yang berjumlah 75 orang itu duduk dengan menerapkan physichal distancing berjarak satu meter. Namun, beberapa dari mereka berdiri sambil berjoget mengikuti irama lagu ketika Denny Caknan menyanyikan lagu-lagu andalannya.
Pewarta: Errica Vannie Editor : Editor : Hendarmono Al S.