Acara berlangsung khidmat, dengan Inspektur Upacara tabur bunga Danlanal Malang Kolonel Laut (P) Hreesang Wisanggeni.
"Ini (upacara tabur bunga), senantiasa memiliki nilai strategis. Terlebih pada kondisi situasi seperti saat ini, dimana teknologi informasi seakan menjadi ideologi kedua bagi masyarakat. Karena dari mulai bangun pagi hingga jelang tidur, seakan setiap individu tak bisa lepas dari gadget. Tentu ini menjadi tidak sehat, karena bukan kita yang mengendalikan gadget, tapi justru kita yang dikendalikan oleh gadget," pesan Wali Kota Malang Sutiaji usai acara tabur bunga.
Sutiaji mengatakan, dampaknya gadget bisa membuat banyak orang terbawa informasi yang belum tentu kebenarannya. "Seperti hoax ragam kalimat agitasi tanpa sadar tercerna yang itu membawa kita pada pintu perpecahan dan menggerus persatuan bangsa. Pada konteks itulah, maka upacara tabur bunga memberi pesan moral agar kita semua tidak lupa nilai nilai perjuangan yang dibawa oleh pahlawan kusuma bangsa," tegas Pak Aji, sapaan akrabnya.
Selama tabur bunga, Wali Kota Malang didampingi Danrem 083 Baladhika Jaya Kol Inf Irwan Subekti menyempatkan secara khusus tabur bunga dan kirim doa pada pusaran (alm) Hamid Rusdi, (alm) Ebes Sugiono, dan (alm) HM Soesamto.
Pewarta: Sandra Desi C Editor : Editor : Hendarmono Al S.