"Memang kegiatan ini tiap tahun diadakan, tujuannya untuk memperkenalkan Kampung Keramik ini ke warga Malang atau luar Malang," ujar Hanafi Wahyu Novantio, ketua pelaksana Festival Keramik Dinoyo, ditemui disela-sela festival, Minggu (11/10).
Hanafi mengatakan, beragam kegiatan mewarnai festival yang dimulai pukul 09.00 ini. Di antaranya, lomba desain dan mewarna keramik, hadrah Al-Banjari, dan musik campursari.
Hanafi menjelaskan, lomba mewarna kertas bergambar keramik diperuntukkan anak TK, lalu mewarnai di keramik langsung untuk siswa SD dan SMP. Selain itu, ada tari Remo dan akustik.
“Di festival ini juga disediakan workshop untuk pembuatan keramik yang bisa diikuti oleh peserta lomba maupun pengunjung. Karena itu, kami berharap agar masyarakat luar kota, utamanya Kota Malang bisa mengenal keramik itu sentranya ya di Dinoyo," jelas dia.
Sementara itu, di festival tersebut nampak riuh dengan anak-anak yang mengikuti lomba. Namun begitu, mereka tak lupa memakai masker dan menerapkan protokol Covid-19.
Salah satunya adalah Kalila Putri Hanisa yang dengan senangnya belajar membuat keramik. "Belajar bikin keramik ini menyenangkan, rasanya seperti bermain. Walaupun hasilnya jelek, tapi aku bisa membuat gelas keramik bermotif bunga," ujar siswi SDN Dinoyo 2.
Pewarta: Errica Vannie Arshita Editor : Editor : Hendarmono Al S.