Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sopir Angkot AMG Ditemukan Tewas di Dalam Mobil yang Dikendarai

Editor : Hendarmono Al S. • Senin, 12 Oktober 2020 | 04:32 WIB
Petugas dengan pakaian protokol lengkap mengevakuasi jenazah pengemudi angkot jalur AMG yang meninggal di dalam angkot yang dikendarainya. (Biyan Mudzaky Hanindito/Radar Malang)
Petugas dengan pakaian protokol lengkap mengevakuasi jenazah pengemudi angkot jalur AMG yang meninggal di dalam angkot yang dikendarainya. (Biyan Mudzaky Hanindito/Radar Malang)
MALANG KOTA – Suasana eks Terminal Gadang, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Minggu (11/10) pagi, sekitar pukul 10.15 mendadak gempar. Pemicunya, pengemudi angkot jurusan Arjosari-Mergosono-Gadang (AMG) nopol N 1067 UB ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kabin sopir mobil yang dikemudikan.

Sesosok mayat tersebut diketahui bernama Sugeng Purwantoro, 55, warga Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Kapolsek Sukun Kompol Suyoto membenarkan kejadian tersebut.

Dia menjelaskan, kronologi awal penemuan mayat tersebut bermula ketika salah seorang teman korban, Kholil, 50, memanggilnya. “Salah satu rekan korban ini melihat mobil angkot tersebut parkir di area eks Terminal Gadang, dan kebetulan kenal langsung menghampiri,” terang Suyoto.

Saat mendekat, Kholil berusaha mencoba memanggil korban yang dikira terlelap tidur. “Karena curiga tidak bangun-bangun saat dipanggil, saksi langsung lapor ke pos polisi gadang,” lanjutnya.

Saat didatangi bersama aparat kepolisian, rekan korban terkejut karena mendapati rekannya yang tertidur didalam kabin sopir dalam keadaan tertelungkup ke arah bangku penumpang sudah tidak bernyawa. “Saat diperiksa didalam, memang si korban sudah tidak bernyawa,” jelas Suyoto.

Upaya evakuasi pun dilakukan dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka ataupun bekas dari tindak kekerasan. Setelah dilakukan pemeriksaan saksi dan keluarga korban, supir angkot tersebut diketahui memiliki riwayat sakit diabetes.

“Penuturan anak kandung korban, bahwa ayahnya punya riwayat gula (diabetes). Kejadian ini tetap dikategorikan sebagai kematian mendadak,” ujar perwira dengan melati satu di pundaknya tersebut.

Dengan pakaian protokol lengkap, jenazah korban langsung dilarikan ke kamar jenazah RSSA untuk dilakukan visum.

Pewarta: Biyan Mudzaky Hanindito Editor : Editor : Hendarmono Al S.
#jalur AMG #Angkot #eks terminal gadang #RMOC #biy