Agus Irwanto, warga RW 7 Kelurahan Penanggungan, Klojen Kota Malang menjelaskan, dalam setahun, para perajin bisa menghasilkan 500 ribu bonsai batok kelapa. Pemasarannya telah menyebar ke beberapa daerah luar Malang, seperti Surabaya, Mojokerto dan Madura.
"Batok kelapa biasanya kan dibuang, di sini dimanfaatkan untuk menjadi media tanam untuk bonsai," jelas dia kepada tim juri Kampung Bersinar yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang berkerja sama dengan Jawa Pos Radar Malang.
Lurah Penanggungan, Yuyun menyampaikan, RW 7 tersebut sudah dijadikan contoh bagi RW lainnya. Terutama dalam pengelolaan lingkungan. "Warga sini kompak. Dan pernah jadi juara lomba lingkungan tingkat kelurahan," terangnya.
Lebih lanjut, meski lahan di sekitar warganya relatif sempit, tapi warganya masih bisa 'bertani'. Yaitu dengan memanfaatkan teknik pertanian hidroponik dan aquaponik. "Lahan kami relatif sempit, jadi yang bisa dilakukan pakai pertanian urban farming," jelas dia. Lebih lanjut, pihaknya juga bakal membuat pelatihan lukis. Dimana goalnya nanti bisa menghasilkan produk kaos lukis.
"Pakai teknik ecogreen. Bahannya ramah lingkungan," ungkap dia.
Pewarta: Imam N Editor : Shuvia Rahma